International Bridal Make-up

Di Indonesia, gaya make-up pengantin intemasional mengalami berbagai metamorfosis seiring pergerakan tren gaun pengantin. Tren mode gaun pengantin masa kini yang semakin simpel namun tetap elegan, diikuti gaya pula oleh make-up pengantinnya.Gaya riasan modern yang simpel, elegan, dan timeless ini dapat menampilkan sisi terbaik dari wajah pengantin sekaligus menyembunyikan bagian yang kurang ideal. Hasilnya, pengantin akan terlihat lebih segar dengan kecantikan yang tak mudah lekang oleh waktu. Riasan serupa ini dapat diterapkan dalam berbagai penampilan yang didambakan, misalnya gaya romantis (romantic look), elegan (elegant look), maupun glamor (glamour look) sebagaimana yang diulas dalam buku ini.* Romantic Look: tata rias gaya romantis yang simpel namun tetap cantik dan chic.* Elegant Look: tata rias gaya anggun yang segar dan modern.* Glamour Look: tata rias gaya mewah yang tetap ringan dan cerah.Buku ini memberi panduan praktis bagi para make-up artist yang ingin menerapkan tata rias pengantin gaya internasional terkini. Buku ini juga sangat layak dijadikan sumber inspirasi para calon pengantin yang ingin mencari gaya riasan internasional. Isi buku disajikan dalam bentuk before-after make-up dan tata rambut untuk riasan pBgi yang cantik dan riasan malam hari yang lebih mewah. Setiap gaya riasan dilengkapi pula dengan petunjuk step by step.Dipersiapkan oleh tiga bersaudara penuh bakat dari MAY MAY Salon, buku ini menjadi sarana bagi mereka untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Dapatkan triks dan tips riasan pengantin internasional dari Mei Mei, Yayang, dan Lily Tanie yang terkenal sangat piawai mendandani pengantin ini.

Muslim Milenial: Catatan & Kisah WOW Muslim Zaman NOW

"Mereka telah menunjukkan kemampuannya sebagai generasi muda Muslimyang inklusif, cursive, open minded, dan berbekal 5C: critical thinking,reative and innovative, communication skill, collaboration, dan confident."- Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI"Sangat tepat untuk generasi muda Indonesia. Memuat karakter unik Muslim milenial Indonesia, mulai dari gaya hidup sampai cara mereka belajar agama, soal tren fashion, halal travelling, ngaji online, hingga crowdfund online."- Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga RI"Bangsa Indonesia membutuhkan banyak pemimpin di masa depan. Sahabat-sahabat baik saya melalui Muslim Milenial ini secara cerdas, inspiratif, dan visioner turut mempersiapkan kepemimpinan anak-anak bangsa di masa yang akan datang, yang cinta agama dan cinta tanah airnya."- Zulkifli Hasan, Ketua MPR RI"Bernas, kaya contoh aktual, dan berasa milenialnya."~Alfatih Timur, Co-founder & CEO KitaBisa.com"Bagi para tokoh muda Muslim ini, menulis adalah salah satu cara agar kiprah, pengalaman, dan pandangan mereka dapat bermakna dan menginspirasi khalayak. Dihiasi topik-topik khas anak muda, Muslim Milenial ini menjadi bacaan menarik bagi siapa saja yang menyukai bacaan cerdas yang kekinian."~Helvy Tiana Rosa, Novelis"Cocok banget buat yang lagi nyari inspirasi dari para tokoh muda yang senang berkarya. Selain penulisnya keren-keren, topik-topiknya juga kekinian. Harus dibaca nih biar ga kudet."~Ria Ricis, Youtuber"Muslim Milenial ini penting dibaca siapa saja yang ingin menjadi Muslim yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, tanpa harus kehilangan identitas dan akhlak Islami."~Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah"Agama mungkin tidak berubah, tapi zaman telah berubah. Buku ini layak dibaca bukan hanya oleh anak muda milenial yang haus pengalaman baru, tapi juga harus dibaca oleh para pemuka agama agar ajaran agama yang disampaikannya mampu tetap relevan dan menembus relung sanubari anak-anak muda milenial."~Gus Yaqut, Ketua Umum GP Ansor"Khazanah perspektif baru tentang pemaknaan kondisi kehidupan di zaman now oleh para tokoh muda Islam Indonesia ... upaya kontribusi-solutif para penulisnya atas keresahan dan kegelisahan masyarakat di era digital."~Firmanzah, Rektor Universitas ParamadinaMuslim Milenial ini tidak saja menyajikan realitas terkini, tetapi juga bagaimana berstrategi menghadapi era baru ... tak sekadar harus dibaca, tetapi wajib dimiliki sebagai panduan penting bagi siapa saja yang ingin sukses di zaman now."~Afifah Afra, Ketua Umum Forum Lingkar Pena (FLP)

The Leader in Me (Cover Baru)

Kisah Sukses Sekolah dan Pendidik Menggali Potensi Terbesar Setiap AnakDunia memasuki era perubahan yang paling besar dan menantang dalam sejarah manusia. Sebagian besar anak kita tidak siap, dan kita tahu itu. Orangtua tahu anak-anak mereka harus menjadi lebih bertanggung jawab, kreatif, dan menoleransi perbedaan. Mereka harus meningkatkan kemampuan berpikir untuk diri sendiri, bergaul dengan orang lain, dan memecahkan masalah. Pemimpin bisnis tidak menemukan orang-orang yang memiliki keterampilan dan karakter yang sesuai dengan tuntutan ekonomi global masa kini, antara lain keterampilan komunikasi yang kuat, kerja sama tim, analitis, dan organisasi. Mereka membutuhkan orang-orang muda yang mempunyai motivasi diri, sifat kreatif, dan etos kerja yang kuat. Bagaimana kita menjembatani jurang yang semakin lebar ini?The Leader in Me adalah kisah tentang sekolah, orangtua, dan pemimpin bisnis luar biasa yang semakin banyak jumlahnya di seluruh dunia yang mempersiapkan satu generasi anak untuk benar-benar menjalani kehidupan dan menghadapi tantangan serta peluang besar yang timbul di dunia masa kini yang rumit. Hasilnya antara lain adalah meningkatnya nilai ujian secara signifikan, kepuasan orangtua dan guru, serta kepercayaan diri siswa.Dengan mengacu pada banyak teknik dan contoh yang sudah menuai kesuksesan luar biasa di seluruh dunia, The Leader in Me menunjukkan betapa mudah menerapkan keterampilan ini ke kehidupan sehari-hari. Ini adalah jawaban yang tepat atas banyak tantangan yang dihadapi kaum muda, bisnis, orangtua, dan pendidik masa kinijawaban yang cocok dengan tuntutan global abad ke-21.

Brain Gym and Me

Paul E. Dennison, seorang pakar dunia dalam bidang keahlian kognitif dan bacaan, melakukan penelitian tentang perkembangan kinerja Brain Gym sekitar tahun 1960. Ia lalu bekerja sama dengan sang istri, seniman dan pelatih gerakanGail E. Dennisonuntuk mengembangkan bidang pembelajaran berdasarkan gerakan yang sekarang dikenal sebagai Educational Kinesiology. Dalam buku ini ia bercerita tentang bagaimana dirinya mengatasi tantangan-tantangan pembelajaran yang berat untuk menjadi seorang pendidik yang mendunia, dan berbagi pandangannya tentang pembelajaran terhadap anak-anak dan orang dewasa dengan cara yang paling alami: melalui gerakan. Pemahaman unik Dr. Dennison mengenai otak menyediakan suatu ilmu pengetahuan mengenai pembelajaran yang mendasari masyarakat di mana saja untuk dapat menemukan cara dalam mengakses potensi penuh diri mereka. Ilmu ini telah menjadikan program Brain Gym sebagai sistem pembelajaran yang paling sukses di dunia, saat ini digunakan oleh lebih dari delapan puluh negara dan diterjemahkan lebih dari lima puluh bahasa. Programnya terus diminati karena satu alasan: keberhasilan. Buku Paul Dennison tentang Brain Gym adalah sebuah buku penting yang akan membantu setiap orang menjadi sadar akan gerakan-gerakan yang dapat mereka lakukan sendiri untuk memperoleh langsung manfaatnya. Orang yang telah melakukan Brain Gym menyadari perubahan-perubahan dalam diri mereka sendiri, termasuk orang-orang yang dibagikan informasi ini. Membaca buku ini akan mendorong berbagai jenis guru (kita semua adalah guru dan murid ketika kita saling menolong dalam perjalanan hidup) termotivasi memberitahukan murid mereka bahwa mereka bisa mendapatkan kesenangan dalam belajar dan bisa belajar dengan mudah. Kegiatan ini dapat mengubah sistem pendidikan kita, dan saya menganjurkan setiap orangterutama para guru dan petugas administrasiuntuk membaca buku Paul dan memakainya sebagai alat yang aman dan efektif. Kita membutuhkan metode yang sederhana dan berbiaya murah dalam setiap institusi pendidikan kita, dari masa awal kanak-kanak hingga fasilitas-fasilitas untuk warga kita yang senior. --John F. Thie, DC Penulis, Touch for Health: A Practical Guide to Natural Health with Acupressure Touch Paul Dennison berjuang dalam menghadapi kesulitan belajar. Otak dan system pembelajarannya tidak bekerja bersamaan dengan aturan hidup berdasarkan bahasa yang kita sebut sekolah. Seperti Alexander dan Feldenkrais, Paul menemukan dalam tubuhnyasendiri suatu cara tentang kecerdasan yang sesungguhnya. Brain Gym and Me adalah cerita yang kaya, personal, dan mencerahkan dari penemuan ini dan bagaimana cara ini dapat membantu setiap anak dan orang dewasa untuk meraih dan menjaga potensi optimal mereka. --Michale Mendizza, Touch the Future Foundation, bersama Joseph Chilton Pearce menjadi Co-hauthor Buku Magical Child:

Sejarah Legislasi Hukum Islam (Tarikh Tasyri) - Hard Cover

Tarikh Tasyri' adalah disiplin ilmu yang dekat kaitannya dengan Ilmu Fikih maupun Usul Fikih. Tujuan ilmu ini adalah untuk mengetahui latar belakang munculnya suatu hukum atau sebab-sebab ditetapkannya suatu hukum Syariah. Dalam hal ini, rincianmetode penetapan hukum atas suatu masalah yang terjadi pada periode Rasulullah sahabat, dan tabi'in sering kali berbeda dengan periode-periode setelahnya. Untuk mengetahui dan mampu memaparkan sejarah perkembangan hukum dari periode awal Islam hingga saat ini, diperlukan historiografi dan klasifikasi yang sistematis. Inilah ruang lingkup kajian Tarikh Tasyri'.Secara garis besar, dilihat dari sisi manfaat dan kegunaan, mempelajari Tarikh Tasyri' dapat berkontribusi dalam beberapa hal, yaitu:■    mengetahui latar belakang pembentukan Hukum islam menjadi penting agar kitatidak keliru dalam memahami hukum Islam;■    mempelajari perkembangan fikih atau fatwa berarti mempelajari pemikiran ulamayang telah melakukan ijtihad dengan segala kemampuan yang dimilikinya;■    mempelajari produk ulama dan ijtihadnya sekaligus konstruktif dalam memahamiproduk pemikiran dan pola yang dikembangkannya;■    mempelajari sejarah hukum Islam sehingga-paling tidak-dapat melahirkan sikaptoleran, dan dapat mewarisi pemikiran ulama klasik dan langkah-langkahijtihadnya dan mengembangkan gagasannya.Dengan mempelajari Tarikh Tasyri', penuntut ilmu juga diajak mempelajari sejarah perkembangan mazhab-mazhab fikih Islam, karena kajian Tarikh Tasyri' juga berkembang mencakup pemikiran, gagasan, dan ijtihad ulama pada waktu atau kurun tertentu. Jadi, tidak mengherankan jika buku ini juga memuat biografi sarjana-sarjana fikih yang banyak mencurahkan pemikirannya dalam upaya menetapkan perundang-undangan Islam. Semoga dengan mempelajarinya akan membangkitkan dan menghidupkan kembali semangat dalam mempelajari dan mengamalkan Syariah Islam.

Al Wafi Syarah Hadis Arbain Imam An Nawawi

Hadis Arha'in an-Nawawi adalah sebuah kitab yang bersama dengan kitab Riyadhus Shalihin dianggap sebagai karya Imam an-Nawawi yang paling terkenal dan diterima umat muslim di seluruh dunia. Arba'in artinya empat puluh, namun sebenarnya terdapat empat puluh dua hadis Nabi s.a.w. yang semuanya bersumber dari Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Kitab ini menjadi favorit di kalangan santri untuk mcmulai menghafal hadis-hadis Nabi sebelum beralih ke kitab-kitabyang lebih besar. Kepopuleran dan keagungan kumpulan hadis pilihan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para ulama untuk memberikan syarah (komentar pendamping yang menjabarkan isi matari).Syarah Hadis Arba'in an-Nawawi yang ditulis oleh Dr. Musthafa Dieb al-Bugha dan Dr. Muhyiddin Mistu ini berfokus pada takhrij dan kedudukan hadis, yang mencakup berbagai aspek penting dalam Islam, akidah, hukum, syariah, muamalah dan akhlak. Trap hadisnya mengandung landasan penting, yang para ulama menyebutnya sebagai poros ajaran Islam. Syarah ini menjadi istimewa karena dilengkapi dengan fiqhul hadis, kosakata, latar belakang hadis, ayat dan hadis penguat, intisari hadis dan biografi perawi hadis. Itulah mengapa buku ini diberi judul al-Wafi yang menggambarkan kelengkapan kandungannya.Syarah ini disajikan dengan bahasa yang sederhana dan lugas, hingga mudah dipahami oleh pembaca awam sekalipun. Pembahasannya yang sistematis, singkat, padat dan lengkap memantaskan buku ini menjadi rujukan komprehensif bagi kaum Muslimin.Selamat membaca, semoga bermanfaat.Biografi Imam an-NawawiAl-lmam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin ibn Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi atau lebih dikenal dengan Imam an-Nawawi adalah ulama besar Mazhab Syafi'i yang pakar di bidang fikih dan hadis. Beliau lahir pad a tahun 631 H di desa Nawa, dekat kota Damaskus, dan wafat pada tahun 24 Rajab 676 H. Kedua tempat tersebut kemudian menjadi nisbat nama beliau, an-Nawawi ad-Dimasyqi. Semasa hidupnya beliau menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis, menyebarkan ilmu, dan ibadah. Tidak sedikit ulama yang datang untuk belajar pada beliau. Karya fenomenal Imam an-Nawawi yang menjadi rujukan umat Islam sedunia adalah Arba'in an-Nawawi dan Riyadhus Shalihin.

Jangan Menyerah

Penulis buku ini mengajak kita untuk menelusuri jejak-jejak perjalanan orang-orang yang kini kita mengenalnya sebagai orang-orang sukses. Sebut saja Mozart dan Bethoven sebagai komponis brilian, Isac Newton dan Charles Darwin sebagai ilmuan hebat, Abraham Lincoln dan Nelson Mandela sebagai pemimpin politik cemerlang, Oprah Winfrey sebagai entertainment sukses, Agatha Christie sebagai penulis novel produktif dan bestseller, Richard Branson sebagai milyarder top, Imam Tirmidzi sebagai ahli hadis masyhur, dan deretan nama-nama terkenal lainnya.Kisah-kisah yang menggugah keimanan ini sengaja disajikan penulis untuk menjadi cermin agar kita memiliki cara pandang yang benar atas kenyataan hidup. Orang-orang yang kini kita kenal sebagai orang hebat dan sukses itu, tidak semuanya berasal dari kalangan kaya dan lahir dengan fisik yang sempurna. Banyak di antara mereka yang berasal dari keluarga miskin. Di antara mereka juga ada yang lahir dengan keterbatasan. Begitu pun saat mereka berusaha meraih kesuksesan, mereka lalui dengan tidak mudah. Cemoohan dan kegagalan mengiringi perjalanan mereka. Jatuh bangun biasa mereka jalani.Perbedaan antara orang sukses dan orang gagal sangatlah tipis. Saat hambatan, halangan, dan rintangan menghadang orang gagal akan menyerah dan mengatakan, "saya tidak bisa," berikut seribu satu alasan. Sementara orang sukses akan terus berusaha pantang menyerah dan mengatakan, "saya pasti bisa," dengan seribu satu alasan pula. Dan, boleh jadi jarak antara kegagalan dan kesuksesan tersebut hanya beberapa inchi saja. Keduanya menghadapi kenyataan yang sama, keduanya juga bisa memberi alasan yang sama kuat dan sama banyaknya. Hanya saja, cara pandang mereka yang berbeda. Orang sukses memandang kenyataan dengan positif, sementara orang gagal memandangnya dengan negatif. Dan, cara pandang inilah yang sesungguhnya "wilayah" kita. Kenyataan hidup tidak mungkin kita ubah, akan tetapi cara pandang kita akan kenyataan itu sangat mungkin kita ubah. "Virus cara pandang" yang positif inilah yang ingin diberikan penulis melalui buku ini.Salwa al-Udhaidan adalah trainer, konselor, dan penulis yang fokus di bidang pengembangan sumber daya manusia yang didasarkan pada metode Rasulullah Saw.

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?