Dilan 2 dia Adalah Dilanku Tahun 1991

BEST SELLERSTOK TERBATAS! JANGAN SAMPAI KEHABISAN YACH :DFILM yang diangkat dari novel laris "Dilan 1990" sudah tayang di bioskop, sejak 25 Januari 2018. Rilisan ini konon dinanti banyak orang. Terutama pembaca trilogi Dilan karya Pidi Baiq.Bagi pencinta buku yang belum sempat membaca novel Trilogi Dilan, segera melakukan pemesanan --- STOK TERBATAS!Sinopsis"Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena menikah, bisa karena berpisah." Pidi Baiq (1972-2098)"Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap." - MileaSenakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama."- Dilan@Viny_JKT48  "Aku suka Dilan-nya Kak Pidi Baiq. Baru beli, tapi sudah aku baca dua kali lho~ Buku yang menyenangkan, jadi ingin kenal Dilan XD."@renindydevris "Kukira cinta hanya sebatas kenal, bilang, dan jadi. Tetapi ternyata cinta itu bisa dibuat jadi seni yang amat menarik."@yusuf_imam29  "Terima kasih, Dilan. Dirimu telah mengajarkanku tentang banyak hal. Terutama tentang mengistimewakan wanita."@IanisJanuar "Selama hampir 27 tahun hidup, baru pertama kali baca novel sampe tamat. Thank You, Dilan."@rudijatjahja "Hatur nuhun Surayah Pidi Baiq, sudah merawat selera tawa yang dibalut kisah bahagia dua sejoli Dilan dan Milea."  @alirohman21 "Bukan hanya novel tentang cinta remaja biasa, tapi juga cara mengungkapkan rasa sayang di luar kebiasaan."@saljuapi "The greatest love story the world has ever known."@Tedy_Pensil  "Jika buku ini kumpulan rumus Fisika yang akan diujikan maka banyak pelajar yang membakarnya dan mengonsumsi abunya."Keunggulan:- Ditulis oleh penulis buku Bestseller "Dilan" dan Seri "Drunken" lainnya.- Banyak pembaca yang sudah menanyakan mengenai kelanjutan cerita Dilan

Fikih Akbar: Prinsip-Prinsip Teologis Islam Rahmatan Lil Alamin

Allah SWT menurunkan syariat Islam sejatinya untuk menciptakan kehidupan yang baik bagi seluruh umat manusia tanpa kecuali. Dengan kata lain, syariat-Nya adalah rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil 'alamin). Wujudnya, hidup sejahtera (lahum ajruhum 'inda rabbihim), damai (wa la khaufun 'alaihim) dan bahagia (wa la hum yahzanun). Karena itu, seluruh pemikiran, pandangan, pola pikir serta tata aturan dalam bidang agama, sosial, politik, hukum, ekonomi, budaya, maupun bidang lainnya, semestinya berorientasi pada tujuan untuk menciptakan kehidupan yang penuh rahmat. Perilaku atau praktik keberagamaan yang jauh dari tujuan itu, seperti kekerasan, terorisme, kebencian, dan sejenisnya, tidak hanya menyimpang dari syariat Islam, tetapi juga menjadi parasit yang menghambat dan menghancurkan peradaban. Buku ini mengingatkan sekaligus menegaskan kembali esensi tujuan syariat Islam dengan menelusuri prinsip-prinsip teologis Islam rahmatan lil 'alamin dari sumber primernya: al-Quran dan Hadis. Prinsip-prinsip fundamental ini--yakni akidah, tauhid, atau ushul ad-dindisebut oleh Imam Abu Hanifah dengan "Fikih Akbar". Fikih Akbar merupakan pangkal (ushul) dari segala tafsir syariat Islam (fu r u') yang berorientasi kepada kehidupan yang baik. Dengan penelusuran yang tekun, hati-hati dan cermat, analisis yang tajam dan bernas, penafsiran yang inklusif dan kontekstual, penulisnya mengupas dasar-dasar Islam yang ramah dari dimensi ontologis, epistemologis dan aksiologisnya. Dengan begitu, prinsip-prinsip Islam rahmatan lil 'alamin tidak hanya kukuh pada tataran argumentasi dan teori, tetapi juga pada tataran praksis.Buku ini merekonstruksi landasan teologis Islam sebagai agama welas asih dan kebajikan. Ikhtiar intelektual semacam ini sangat relevan di tengah menguatnya isu-isu keislaman di ruang publik yang diperhadapkan dengan persoalan moralitas, politik identitas, dan keadilan. Saya sangat mendorong para pengajar/dosen dan mahasiswa membaca buku ini. Kehadirannya dapat memenuhi kebutuhan rujukan teologi dalam literatur pendidikan karakter di Indonesia.- Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RIIslam disebut sebagai agama yang sesuai dengan dimensi ruang dan waktu (shalih li kulli zaman wa makan), karena ajaran Islam berdimensi ganda: yang tetap (tsawabit) dan yang berubah (mutaghayyirat). Dr. Hamim cukup "berani" mempersoalkan yang tsawabit itu, terutama tentang sistem keyakinan (sistema kredo), sistem peribadatan (sistema ritus), dan sistem nilai (sistema etika), tiga aspek fundamental agama. Menyoal ketiganya membuat Islam relevan dengan dinamika zaman yang senantiasa berubah dan membawa perubahan. Karya dari salah satu pemikir Islam Indonesia ini sangat menarik dan perlu dibaca.- rof. Dr. M. Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI

Pejuang Subuh (True Story)

Betul-betul senang dengan kehadiran buku ini, lengkap menuntun kita membiasakan kebaikan shalat subuh berjamaah | @PejuangSubuh mengawali aksi nyata dalam proses kebangkitan umat | Semua muslim harus meluangkan waktu membaca tulisan para @PejuangSubuh, juga pengalaman-pengalaman menarik dari mereka | Apalagi yang merasa aktivis dakwah, tentunya mesti baca :) Felix Siauw, @felixsiauw (Ustadz, Motivator, Penulis Buku)Benar, ketika Rasul sabdakan, Ikatan Islam akan lepas satu per satu, yang pertama adalah pemerintahan (khilafah), yang kedua adalah shalat. Buku ini berjuang membangunkan umat dari tidur panjangnya menuju kejayaan Islam. Wajib dibaca! Ustadz Fatih Karim, @mfatihkarim (CEO cintaquran.com)Dua rakaat shalat Fajar, LEBIH BAIK DARI DUNIA dan SEISINYA. INILAH RAHASIA menjadi orang KAYA RAYA bukan? Bahkan, LEBIH BAIK daripada Dunia dan Seisinya, berarti lebih dari sekadar Kaya. Karena inilah, saya menjadi @PejuangSubuh. Ali Akbar, @PakarSEO (Penggagas @IlmuOptimasi dan Founder Komunitas OPTIMIZER di Indonesia)Buku yang ditulis oleh para @PejuangSubuh ini menggebrak kesadaran kita akan pentingnya shalat subuh dan pastinya membakar semangat kita untuk shalat subuh berjamaah di masjid. Read this book! Muhammad Syafiie el-Bantanie, MBP, @Tazkiya_Nafs (Motivator Berpikir Positif,Penulis 36 Buku Spiritual Motivasi)Di dalam buku ini, @PejuangSubuh mengumpulkan begitu banyak kisah nyata yang sangat menggugah. Bacalah, dan raih puluhan inspirasi di dalamnya. Arif Rahman Lubis, @TeladanRasul (Akun Dakwah dan Penulis Buku Keajaiban Cinta Rasul & Open Your Heart, Follow Your Prophet)Buku yang luar biasa, mengungkap semua keajaiban di balik shalat subuh disertai tips dan testimoni sahabat yang sudah merutinkan shalat subuh berjamaah. Buku ini patut kita baca untuk menambah khazanah dan keimanan kita kepada Allah. Akhi Rahman, @ManJaddaWaJadaa (Penulis Buku #IBELIEVE)

Ini Hati

Gue yakin semua orangpunya tingkat baper yangberbeda-beda, tergantung kita bagaimana cara mengendalikannya. Di buku ini menjabarkantingkat ke-baper-an seseorang, menceritakan tentang perjalananhidup penulis dengan PDKT-annya, dan beberapa tips PDKT yangpernah dialami penulis agar perjalanan cinta para pembaca berjalan mulus. Yaa...namanya juga manusia kan, enggak luput dari kesalahan!Apalagi cowok yang cumabisa terima kodean cewek tanpa tau apa yang mereka mau. Hey, kami cowok bukannya dukun! Gue memberikan beberapa cerita tentang PDKT-angue dari teman sekelas, Kakak kelas, dan Adik kelas. Emangsih, satu pun enggak ada yang nyangkut untuk jadi pacar gue, tapi ini bisa juga jadi pedoman loh, atau bisa aja salah satupengalaman gue adayang pernah ngalamin juga. Kayak gini misalnya: Ceritaenggak pekanya seorang cowokterhadap cewek yang udah minta ditembak, penyebabnya karenacowok ini enggak pernah percaya diri kalaudia bisa jadi pacar yang baik. Ada juga pendapat cowokmenurut cewek, cewek yang selalu merasa dirinya benar, dan cowok yang selalumerasa salah, cewek yang selalu merasa dirinya yang tersakiti, entah karenacowoknya yang selalu cuek atau egois, dan cewek polos menurut pandangan cowok. Karena buku ini membahastentang hati yang tersakiti dan terlupakan. Iya, Ini Hati. Menyembunyikan lukamu takakan membuatmu lebih baik.  Tentang Penulis:Indra Gunawan lahir 17 tahun silam dan menetap diPontianak, Kalimantan Barat. Merupakan founder dari Fanpage Facebook BaperStation. Ini Hati! Merupakan buku pertama yang dibuat oleh penulis.

Mulutmu Harimaumu Antara Manfaat/Bahaya dalam Berbicara, Makan dan Minum

Buku "Mulutmu Harimaumu" ini membahas secara khusus manfaat dan bahaya penggunaan mulut. Dalam hal berbicara: "Segala perkataan yang terlanjur dikeluarkan apabila tidak difikirkan terlebih dulu akan dapat merugikan diri sendiri. Sebab, mulut yang bijak akan membuat orang menjadi baik, dan meraih impiannya, tapi mulut yang buruk, penuh dengan cacian akan menggagalkan impian seseorang."Dalam hal makan dan minum: "Bila mulut digunakan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang baik dan sehat, tubuh akan sehat. Tapi, bila mulut digunakan mengonsumsi makanan dan minuman yang buruk atau tidak sehat, tubuh akan sakit."DR. Ponijan Liaw, seorang komunikator, pelatih, dan penulis buku komunikasi Indonesia menyatakan, bahwa peribahasa "Mulutmu Harimaumu" adalah pepatah para sesepuh yang tidak pernah sepuh. Mulut bisa menjadi harimau pemangsa penggunanya, bisa juga menjadi kelinci yang sopan menyayanginya.DR (He) H. Asril Esden, yang aktif dalam bidang pendidikan dan kemasyarakatan berpendapat, peribahasa "Mulutmu Harimaumu," artinya sangat sederhana: "Bila mulut digunakan dalam ber- bicara, makan dan minum secara baik, akan mengundang sukses dan sehat. Sebaliknya, bila mulut digunakan secara buruk, celaka, bahaya sakit bahkan, kematian akan datang tanpa diundang." Tapi karena uraian yang cerdas dan bijaksana dengan bahasa yang baik dan mudah dicerna, ditambah banyak pustaka yang digunakan, dapat menjadikan buku ini ilmiah, berbobot, dan pantas untuk dibaca oleh khalayak yang ingin sukses dan sehat.Buku ini sangat baik untuk dibaca dan dipahami oleh banyak kalangan dan lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, orangtua, pengusaha, politikus dan lainnya. Pasalnya, dalam buku ini diuraikan secara lengkap mengenai, manfaat penggunaan mulut yang baik dan bahaya penggunaannya secara buruk sebagai alat: berbicara, makan, dan minum. Dilengkapi pula, dengan uraian peristiwa yang terjadi akibat ulah mulut di Indonesia, maupun di luar negeri.Sungguh banyak hal-hal yang terungkap dalam buku ini, maka kami yakin, para pembaca, "Yang pandai menggunakan mulutnya, akan sukses dalam bidang karier dan kesehatan." Kami juga yakin, setelah membaca buku ini, para pembaca yang budiman akan menghadiahkan buku ini pada orang-orang yang dikasihinya, atau............!

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?