Buku Induk Akidah Islam (Syarah Aqidah Wasithiyah)

SINOPSIS :Buku Induk Akidah Islam ini adalah terjemah Syarah Aqidah Wasithiyah, sebuah kitab yang tuntas membahas pokok-pokok fundamental Akidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlus Sunnah wal Jamaah: Tauhid Uluhiyah, Rububiyah, Asma` dan Sifat, Qadha` dan Qadar, Hari Akhir, Iman kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, sikap terhadap para sahabat, Syafaat di Hari Kiamat, sikap terhadap Karamah para wali, rincian masalah bidah dalam Agama, dan lain sebagainya.Aqidah Wasithiyah pernah menyebabkan Syaikhul Islam, penulisnya, dihadapkan kepada forum debat terbuka, lalu dihadapkan ke mahkamah, bahkan beliau dipenjara kemudian.Ada apa dengan Aqidah Wasithiyah? Padahal kitab ini ditulis oleh Syaikhul Islam berdasarkan permintaan hakim (qadhi) daerah Wasith saat itu, dan karena itulah kemudian dinamakan dengan Aqidah Wasithiyah?. Di dalamnya Syaikhul Islam di antaranya menuangkan pokok-pokok keyakinan dan prinsip yang dipegang oleh Ahlus Sunnah berkaitan dengan Asma` (nama-nama) dan Sifat Allah, yang setiap poin beliau tegakkan dengan dalil dan hujjah yang kokoh tak terbantahkan; dari al-Qur`an dan as-Sunnah, bahkan ijma as-Salaf ash-Shalih. Masalahnya, jika akidah yang diusung Aqidah Wasithiyah adalah akidah Ahlus Sunnah, lalu kenapa orang-orang berusaha menzhalimi dan menjebloskan beliau ke dalam penjara, padahal sebagian di antara mereka adalah orang-orang yang mengaku Ahlus Sunnah?Inilah kemungkinan yang menyebabkan kitab ini menjadi sangat urgen untuk dikaji. Dan inilah buah karya hebat yang pernah menggetarkan singgasana para pengikut kesesatan dan hawa nafsu.Buku ini kemudian muncul menjadi totalitas yang menyeluruh dan detil, karena disyarah oleh salah seorang imam Ahlus Sunnah abad 20, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin. Buku Induk Akidah Islam ini, sekalipun berukuran cukup tebal, tapi disuguhkan dengan bahasa dan urutan sajian yang mudah dipahami, dan memang diperuntukkan bagi semua kalangan. Selamat membaca!!!

Sejarah Arab Sebelum Islam Jilid 2 (Hard Cover)

Arab adalah salah satu peradaban penting dan berpengaruh yang pernah ada--bahkan sampai sekarang--di dunia. Ketermasyhuran Arab tidak hanya pada masa Islam,' tetapi juga pada zaman kuno sebelum kemunculan Islam dan ekspansi kaum Muslim ke negeri-negeri lain melalui penaklukan. Sejarah peradaban Arab-lslam telah banyak kita ketahui. Tetapi, riwayat Arab kuno sebelum Islam mungkin tak banyak yang paham. Seperti apakah "wajfch" Arab sebelum Islam?Dalam buku yang terbagi sembilan jilid ini, Jawwad Ali, seorang sejarawan masyhur, mengisahkan secara gamblang riwayat (bangsa) Arab kuno dari berbagai aspek: geografi, iklim, karakteristik, silsilah; politik, hukum, dan pemerintahan; sosial-budaya; agama dan kepercayaan; sumber daya alam dan perekonomian; bahkan bahasa, literasi, dan kesusastraan. Merujuk pada sumber-sumber klasik seperti manuskrip-manuskrip, artefak-artefak, catatan-catatan orang Yunani, Romawi, Ahli Kitab (Yahudi), serta ditopang penemuan mutakhir ahli arkeologi, buku ini memaparkan dengan narasi yang lugas, deskripsi yang jelas, pengamatan mendalam dan penjelasan komprehensif perihal bangsa Arab kuno sebelum Islam.***Mempelajari sejarah Arab sebelum Islam dan karakter masyarakatnya, sejarawan Jawwad Ali pastilah orang pertama yang terbetik di benak kita. la layak berbangga hati dengan karyanya yang sangat fenomenal ini.- Dr. Ibrahim Khalil al-'Allaf, Pengajar Sejarah Kontemporer di Universitas MosulJawwad Ali adalah harta karun pengetahuan yang tak terkunci, sungai yang meluap dengan ilmu dan bakat. Lewat buku ini, ia menjelaskan masyarakat Arab sebagai tubuh yang diorganisasi dari sekumpulan ikatan dan hubungan ekonomi, sosial, etnisitas, dan pemikiran yang beragam.- Jamal Hasan al-'Attabi, Kritikus Sejarah dan Kebudayaan Arab

Pesantren Dongeng : Melipur Hati, Menikmati Kisah, Mendulang Hikmah

Merenung dan Tertawa Bersama Seorang Kiai dan Tiga Santrinya    Syahdan, di sebuah kampung kecil hiduplah seorang kiai bernama Mbah Sholeh. Oleh ketiga pemuda tanggung sekaligus santrinya bernama Sarimin, Madrais, dan Pardi ia dipanggil Kiai Sholeh. Kepada mereka sang kiai tidak mengajarkan kitab kuning, pelajaran tafsir maupun hadis. Tidak juga bahasa Arab dan seluk-beluknya. Kiai Sholeh hanya mendongeng. Itulah sebabnya ketiga santri Kiai Sholeh menyebut kegiatan mereka Pesantren Dongeng.Di musala kecil yang terletak di sebelah rumahnya, hampir saban hari Kiai Sholeh mendongeng. Tak lupa pula sang kiai mengulas makna dan pesan dari dongeng yang baru dituturkannya. Terkadang pesan-pesannya diselipi ayat al-Quran atau kutipan hadis. Semua kisah yang dihadirkan sangat sesuai dengan kondisi kita sekarang ini. Dongeng-dongeng itu mengisahkan berbagai hal yang melekat dalam keseharian kita. Jadi, tentu banyak inspirasi yang bisa kita petik dari percakapan mereka.Sembari mendengarkan dongengan sang kiai, ketiga santri akan berkomentar, bertanya, menyela, atau sekadar berceloteh. Kiai Sholeh hanya akan tersenyum, kadang tertawa, atau geleng-geleng kepala menyaksikan tingkah polah santri-santrinya.Namun kita pun dapat saja memperlakukan dongeng-dongeng tersebut sekadar sebagai cerita. Dan kita tidak akan kecewa, sebab dongeng-dongeng yang tersaji di buku ini, selain lucu juga bermutu.***Buku ini sangat menarik dan lebih mudah diresapi karena membahas masalah yang pelik dengan cara yang enteng-enteng saja.Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Pengasuh Konsultasi Kesehatan Harian KompasBuku ini menghadirkan potongan-potongan "puzzle" dongengan hidup beserta isinya. Penulis merajut semuanya menjadi gelaran papan kehidupan nan indah.... hadir, menyapa, menghidupkan lubuk jiwa.Heru Pudji Hartanto, Direktur Exist Consulting-Konsultan Motivasi dan SpiritualMelalui buku ini Awang Surya menerbangkan kita kembali ke dalam indahnya tradisi dongeng. Tokoh Kiai Sholeh dan tiga santrinya hadir di depan kita dalam latar pedukuhan yang asri. Mereka hadir dengan polos dan kocak. Namun, justru dari kepolosan dan kekocakan itu mereka menabur mutiara-mutiara kearifan.  Darmaji, SSi. MT., Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember, SurabayaTanpa terkesan menggurui. Ceritanya mengalir, ringan, tapi mampu mengingatkan kita untuk selalu mawas dan tidak sekadar menjalani aktivitas harian sebagai rutinitas.Fithri Choirin Nisa, STP.  MP., Dosen Universitas Brawijaya, MalangDongeng dan humor dipilih penulis untuk masuk ke dunia nilai secara tersamar. Mengingatkan kita pada masa-masa kecil oleh dongeng nenek yang sampai saat ini terkenang melekat.Mohammad Nurfatoni, penulis Tuhan yang Terpenjara

Perilaku Konsumen Pendekatan Praktis

Manusia sebagai konsumen perilakunya selalu berubah dan berkembang sesuai dengan kemajuan peradabannya. Ketika sebuah produk atau jasa ditawarkan di pasar namun tidak didasarkan pada analisis sebuah studi yang mendalam tentang perilaku konsumen maka, produk atau jasa tersebut akan bisa laku di pasar. Jika hal ini dilakukan berulang-ulang maka perusahaan akan mengalami kerugian.Peran strategis disiplin ilmu perilaku konsumen adalah menawarkan berbagai cara, metode, agar supaya para pelaku bisnis dapat memahami perilaku konsumen secara tepat sehingga ketika dia mau mengeluarkan produk atau jasa tertentu di pasar dapat diterima pasar secara memuaskan.Dengan mengenal perilaku konsumen, para pelaku bisnis dapat mengembangkan bisnisnya sesuai dengan mazhab pemasaran modern yang berorientasi pada kebutuhan konsumen.Buku ini terdiri atas tujuh belas Bab yang secara berurutan meliputi: Bab I Analisis Perilaku Konsumen, Bab II Perubahan Dan Tantangan Yang dihadapi Perusahaan, Bab III, Keterlibatan Dan Persepsi, Bab IV Lingkunbgan Subbudaya dan Demografi, Bab V Kualitas Jasa dan Loyalitas Konsumen, Bab VI Keputusan Pembelian Konsumen, Bab VII Pembelajaran Konsumen, Bab VIII Motivasi Konsumen, Bab IX Sikap dan Kepuasan Konsumen, Bab X Sikap Dan Kepercayaan, bab XI, Komunikasi dan Perilaku Konsumen, Bab XII Keluhan Konsumen, Bab XIII Sisi Gelap Perilaku Konsumen, Bab XIV Penelitian Perilaku Konsumen, Bab XV Pengaruh Merek dan Keputusan Pembelian Konsumen, Bab XVI Jurnal Tentang Perilaku Konsumen.Setelah membaca buku ini diharapkan para pembaca akan memperoleh pengetahuan yang komprehensif tentang apa itu perilaku konsumen dengan segala seluk-beluknya dan bagaimana praktek dilapangan yang disajikan dalam bentuk jurnal ilmiah yang merupakan hasil penelitian yang sudah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terakreditasi secara nasional.Buku ini bermanfaat tidak hanya untuk para mahasiswa, tetapi juga untuk para dosen, pelaku bisnis, para distributor, wiraniaga (salesman), grosir, dan pengecer.

Serangan Umum 1 Maret 1949 Dalam Kaleidoskop Sejarah Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 2010

"Buku ini memiliki beberapa kelebihan, di antaranya, ditulis dengan gaya bahasa sederhana sehingga mudah dipahami. Pemaparan fakta sejarahnya didukung oleh sumber lisan dan tulisan yang memadai. Uraiannya telah membuktikan bahwa peristiwa sejarah terjadi karena serangkaian sebab dan akibat. Perlu dibaca oleh para guru sejarah untuk tambahan wawasan dalam menjelaskan peristiwa demi peristiwa kepada siswa agar sebagai generasi muda, mereka benar-benar belajar dari sejarah bangsanya yang didasarkan pada kebenaran-kebenaran, dan bukan kepada pembenaran." (Dra. Ratna Hapsari, M.Si., Guru Sejarah, Ketua Umum Asosiasi Guru Sejarah Indonesia [AGSI])"Sungguh sebuah buku sejarah perjuangan dari bangsa Indonesia yang lengkap dan lugas, tanpa tekanan dari penguasa, karena ditulis di masa reformasi, bukan hanya oleh pengamat sejarah, melainkan oleh keluarga pelaku sejarah, sehingga kita bisa merasakan jiwa (ruh) pejuang di saat itu untuk direvitalisasi." (Ir. Sarjono Kartosuwirjo, putra S.M. Kartosuwirjo)"Dahsyat dan mengharukan, buku ini mampu menggugah kesadaran kolektif kita dan bahkan memompa spirit nasionalisme kita untuk selalu sadar jangan sampai sudah 'merdeka', tetapi tidak berdaya dan terpasung oleh mental inlander yang selalu minder dengan segelintir bangsa-bangsa asing yang masih bermental penjajah dan serakah. Salut dan bangga atas prestasi penulis yang mampu merekam dan memberi makna atas jejak rekam perjalanan bangsa Indonesia menggapai cita-cita Proklamasi 17.8.1945. Bravo!." (Amb. Prof. Dr. Bachtiar Aly, Ketua Dewan Guru Besar FISIP UI)

Pola Makan Rasulullah

Akhir-akhir ini banyak sekali penyakit menyeramkan muncul akibat dari pola makan yang salah, yang menjadikan makanan hanya sebagai penghilang rasa lapar dan pemberi kenikmatan sesaat, tanpa memedulikan kandungan dan kehalalannya. Padahal jauh-jauh hari Rasulullah telah mengajarkan cara makan yang baik dan benar, yang tidak sekadar membuat kita kuat dan sehat, tapi juga kebal terhadap serangan berbagai macam penyakit. * Apa saja makanan yang baik dan menyehatkan munurut Rasulullah? * Bagaimana Rasulullah mengatur waktu makan sehari-hari? * Menu apa saja yang biasa Rasulullah santap setiap harinya sehingga jarang sekali penyakit bisa hinggap di tubuh beliau? * Kapan waktu makan dan minum yang tepat menurut Rasulullah? * Bagaimana kiat Rasulullah dalam menggunakan makan dan minuman sebagai obat yang bisa menyehatkan sekaligus menyembuhkan penyakit? Penulis buku ini berusaha menguraikan hal di atas secara gamblang disertai dalil-dalil pendukung sembari menggambarkan berbagai makan berkualitas dan baik yang dimuat al-Quran dan al-Hadits sekaligus dianjurkan supaya dikonsumsi oleh orang sehat maupun orang sakit. Di bagian akhir, penulis juga memberikan beberapa tips dan resep makanan yang bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, dari penyakit ringan sampai berat, dari gangguan saat sedang datang bulan sampai penyakit tumor dan kanker. Semoga buku ini bisa memberi manfaat kepada setiap orang yang membacanya, termasuk juga ANDA.

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?