Izinkan Aku Memilihmu [Bonus: Gantungan Kunci eksklusif] (Promo Best Book)

SEMOGA KELAK SUAMI ADALAH DIA YANG KETIKA MELIHATKELEBIHANMU DIA MENGHARGAIMU, KETIKA DIA MELIHATKEKURANGANMU DIA TETAP MEMELUKMUBlurb: Tentangmu adalah kalimat-kalimat yang tak pernah lelah kueja dalam doa, dan yang tak pernah alpa di setiap kali aku meminta.Bersamamu adalah salah satu harapan terindahku, harap yang harus kutanggung dengan penuh kerelaan. Sebab mengharapkan seseorang secara diam-diam, aku pun harus siap untuk kehilangannya secara pelan-pelan, dan siap untuk menerima kemungkinannya dengan penuh keikhlasan.Tapi dengan keyakinan dan kepercayaanku kepada Tuhan, aku yakin bisa membawamu kembali dalam ceritaku. Hingga akhirnya kau dan aku akan duduk di kursi pelaminan.Ini bukanlah angan-angan, melainkan aku percaya selama ada doa, selama itu juga ada harapan.Jika nanti kamu adalah seseorang yang sederhana aku pun tak mengapa. Lagi pula apa yang harus kukhawatirkan? Kau tak bisa memberikanku rumah mewah, kau tak bisa memberikanku barang yang wah? Insya Allah aku tak khawatir dengan itu, yang aku khawatirkan hanyalah aku memilih seseorang yang jka bersamanya Allah semakin jauh.Sebab itu, IZINKAN AKU MEMILIHMU. Karena aku yakin, bersamamu Allah dan surga akan semakin dekat.***Penulis    : Citra Rara (Penggagas instagram @perempuanbiasa.idPenerbit: Wahyu QolbuUkuran    : 13 x 19Genre    : Motivasi IslamiJumlah halaman: 198 Full ColourBahan isi    : BP 55 grBahan cover    : AC 230 gr 4/0Jilid        : Punggung (softcover)

Izinkan Aku Memilihmu [Bonus: Gantungan Kunci eksklusif] (Promo Best Book)

SEMOGA KELAK SUAMI ADALAH DIA YANG KETIKA MELIHATKELEBIHANMU DIA MENGHARGAIMU, KETIKA DIA MELIHATKEKURANGANMU DIA TETAP MEMELUKMUBlurb: Tentangmu adalah kalimat-kalimat yang tak pernah lelah kueja dalam doa, dan yang tak pernah alpa di setiap kali aku meminta.Bersamamu adalah salah satu harapan terindahku, harap yang harus kutanggung dengan penuh kerelaan. Sebab mengharapkan seseorang secara diam-diam, aku pun harus siap untuk kehilangannya secara pelan-pelan, dan siap untuk menerima kemungkinannya dengan penuh keikhlasan.Tapi dengan keyakinan dan kepercayaanku kepada Tuhan, aku yakin bisa membawamu kembali dalam ceritaku. Hingga akhirnya kau dan aku akan duduk di kursi pelaminan.Ini bukanlah angan-angan, melainkan aku percaya selama ada doa, selama itu juga ada harapan.Jika nanti kamu adalah seseorang yang sederhana aku pun tak mengapa. Lagi pula apa yang harus kukhawatirkan? Kau tak bisa memberikanku rumah mewah, kau tak bisa memberikanku barang yang wah? Insya Allah aku tak khawatir dengan itu, yang aku khawatirkan hanyalah aku memilih seseorang yang jka bersamanya Allah semakin jauh.Sebab itu, IZINKAN AKU MEMILIHMU. Karena aku yakin, bersamamu Allah dan surga akan semakin dekat.***Penulis    : Citra Rara (Penggagas instagram @perempuanbiasa.idPenerbit: Wahyu QolbuUkuran    : 13 x 19Genre    : Motivasi IslamiJumlah halaman: 198 Full ColourBahan isi    : BP 55 grBahan cover    : AC 230 gr 4/0Jilid        : Punggung (softcover)

Teori dan Teknik Konseling

Buku Teori dan Teknik Konseling ini merupakan edisi pertama yang memuat konsep dasar dan contoh aplikasi teori-teori konseling yang banyak digunakan dalam perkuliahan di perguruan tinggi, khususnya pada jurusan Bimbingan dan Konseling, Psikologi Pendidikan. Selain itu, buku ini juga sebagai rujukan bagi guru-guru Bimbingan dan Konseling dalam melaksanakan layanan konseling di sekolah-sekolah.Kekuatan buku ini bermula dari tujuan penulis untuk membuat buku konseling yang memuat secara komprehensif tentang teori yang melandasi pendekatan konseling tertentu beserta teknik-teknik yang dapat digunakan oleh konselor sekolah atau guru Bimbingan dan Konseling. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa yang mengambil jurusan yang berkaitan dengan konseling seperti Bimbingan dan Konseling maupun Psikologi. Di samping itu buku ini berguna bagi konselor sekolah sebagai buku teks yang aplikatif karena menyediakan teknik-teknik praktis yang dapat digunakan dalam pelaksanaan program konseling di sekolah. Buku ini mengintegrasikan teori dan teknik dari berbagai sumber serta memberikan ide-ide tentang teori dan teknik konseling berdasarkan riset dan praktik. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa dan konselor sekolah atau guru Bimbingan dan Konseling dalam membantu dirinya sendiri (self healing), membantu siswa-siswa, teman, dan orang tua. Selanjutnya, buku ini juga memberikan alternatif teori dan teknik konseling yang dapat digunakan untuk memahami permasalahan serta membantu berbagai permasalahan yang dialami individu mulai dari masalah tingkah laku, sosial, pendidikan, dan personal.

MAdiun 1948 : PKI Bergerak

Pada tanggal 10 Agustus 1948, Moeso kembali ke Indonesia. Sejak tahun 1926, sesudah pemberontakan komunis, ia menghilang, ke Moskow  dan mengabdikan dirinya pada Komintern Komunis Internasional. Pada tahun 1936 sebagai agen rahasia Stalin, dengan sangat rahasia ia tinggal selama enam bulan di Surabaya untuk membangun kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). Kemudian ia bermukim di Uni Soviet dengan aktivitas utamanya sebagai penasihat untuk urusan Indonesia. Sesudah kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, PKI memperoleh posisi yang kuat di dalam Republik, tapi tetap mempertahankan eksistensinya yang setengah illegal. Anggota-anggotanya menyebar masuk ke dalam berbagai macama partai. Amir Sjarifoeddin, anggota rahasia PKI-pernah menjadi perdana menteri, tapi pada Januari 1948, ia mengundurkan diri. Kabinet di bawah pimpinan Wakil Presiden Hatta tampil tanpa mengikutsertakan komunis. Sementara itu, Soviet mengubah haluan politiknya menjadi beroposisi keras terhadap Barat. Moeso mendapat restu dari Moskow untuk melakukan reorganisasi terhadap PKI. Maka segera sesudah kedatangannya di Indonesia ia memaparkan sebuah haluan baru yang disebut 'Djalan Baru'. Ini merupakan perubahan radikal dari sikap PKI, yaitu konfrontasi terhadap pemerintah borjuis Soekarno-Hatta. Bahasa Moeso yang menghasut mendapat dukungan dari semua anggota PKI dan mengakibatkan ketegangan semakin memuncak, serta terpecah-belahnya pendapat politik di kalangan tentara. Di Solo terjadi bentrokan sengit antara golongan militer dan politik. Kekalahan kaum kiri di sana menimbulkan reaksi di Madiun, sehingga terjadi perebutan kekuasaan oleh kaum komunis pada tanggal 18 September. Soekarno dan Hatta tampil menghadapi Moeso dan Madiun direbut kembali sepuluh hari kemudian. Dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk mematahkan seluruh perlawanan PKI. Bagi pemerintah peristiwa ini merupakan suatu 'narrow escape'- bagaikan lolos dari lubang jarum.Berdasarkan ada banyak bahan yang tidak dikenal, Harry Poeze dengan amat teliti menyusun kembali segala apa yang telah terjadi di seputar 'Madiun'. Ia telah berhasil mengurai banyak teka-teki yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Ia juga memberi jawaban, apakah persoalan 'Madiun' harus disebut sebagai peristiwa local saja, ataukah suatu perebutan kekuasaan oleh kaum komunis. Sampai sekarang masalah ini masih merupakan tema perdebatan seru, sebagaimana juga tampak dalam tinjauan historiografis yang tercantum dalam buku ini. Menurut hemat pengarang, sekarang debat itu bisa mendapatkan jalan keluarnya

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?