Pengakuan Bandit Ekonomi - John Perkins

Kelanjutan Kisah Tipu Daya dan Petualangannya di Indonesia dan Negara Dunia Ketiga John Perkins adalah penulis asal Amerika Serikat (AS) yang mengungkapkan kejahatan korporatokrasi, jaringan yang bertujuan memetik laba melalui cara-cara korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dari negara-negara Dunia Ketiga, termasuk Indonesia. Dalam bukunya yang pertama, Confessions of An Economic Hit Man (2004) Perkins menyebut dirinya bandit ekonomi (economic hit man [EHM]) yang bekerja di perusahaan konsultan MAIN di Boston, AS. Dalam buku keduanya kali ini, Perkins membidik daerah-daerah rawan di seluruh dunia dan, berdasarkan wawancara dengan para bandit ekonomi lainnya, reporter, dan aktivis, ia menyingkap sejarah yang tersamar di balik berbagai peristiwa yang telah menciptakan Imperium Amerika, termasuk: + Cacat pembangunan infrastruktur di Indonesia. + Wanita bayaran yang dimanfaatkan EHM untuk melobi politikus Indonesia. + Peran Israel sebagai "Benteng Amerika" di Timur Tengah. + Blunder-blunder AS di Tibet, Kongo, Lebanon, dan Venezuela. + Dampak tragis "Keruntuhan Ekonomi Asia" oleh IMF. + Serbuan kilat jakal (agen CIA) untuk membunuh presiden-presiden yang terpilih secara demokratis. + Bagaimana "kekalahan-kekalahan" di Vietnam dan Irak menguntungkan bisnis besar. + Dan masih banyak lagi... Buku ini tidak hanya membeberkan suatu konspirasi korupsi yang telah mengobarkan ketidakstabilan dan sikap anti-Amerika di seluruh muka bumi, tapi juga menawarkan berbagai solusi dan petunjuk praktis yang mudah dipahami untuk menghadapi kejahatan korporatokrasi itu. Ia mengajak warga dunia memerangi kejahatan korporatokrasi dengan berbagai jenis senjata ampuh, menyodorkan sebuah rencana yang simpatik untuk mencitrakan kembali dunia kita. Inilah kisah dari balik layar yang dipaparkan secara memikat, bergulir laksana sebuah film yang sukses, yang dituturkan lewat mata seorang pria yang pernah membantu membentuk imperium itu.

Pengakuan Bandit Ekonomi - John Perkins

Kelanjutan Kisah Tipu Daya dan Petualangannya di Indonesia dan Negara Dunia Ketiga John Perkins adalah penulis asal Amerika Serikat (AS) yang mengungkapkan kejahatan korporatokrasi, jaringan yang bertujuan memetik laba melalui cara-cara korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dari negara-negara Dunia Ketiga, termasuk Indonesia. Dalam bukunya yang pertama, Confessions of An Economic Hit Man (2004) Perkins menyebut dirinya bandit ekonomi (economic hit man [EHM]) yang bekerja di perusahaan konsultan MAIN di Boston, AS. Dalam buku keduanya kali ini, Perkins membidik daerah-daerah rawan di seluruh dunia dan, berdasarkan wawancara dengan para bandit ekonomi lainnya, reporter, dan aktivis, ia menyingkap sejarah yang tersamar di balik berbagai peristiwa yang telah menciptakan Imperium Amerika, termasuk: + Cacat pembangunan infrastruktur di Indonesia. + Wanita bayaran yang dimanfaatkan EHM untuk melobi politikus Indonesia. + Peran Israel sebagai "Benteng Amerika" di Timur Tengah. + Blunder-blunder AS di Tibet, Kongo, Lebanon, dan Venezuela. + Dampak tragis "Keruntuhan Ekonomi Asia" oleh IMF. + Serbuan kilat jakal (agen CIA) untuk membunuh presiden-presiden yang terpilih secara demokratis. + Bagaimana "kekalahan-kekalahan" di Vietnam dan Irak menguntungkan bisnis besar. + Dan masih banyak lagi... Buku ini tidak hanya membeberkan suatu konspirasi korupsi yang telah mengobarkan ketidakstabilan dan sikap anti-Amerika di seluruh muka bumi, tapi juga menawarkan berbagai solusi dan petunjuk praktis yang mudah dipahami untuk menghadapi kejahatan korporatokrasi itu. Ia mengajak warga dunia memerangi kejahatan korporatokrasi dengan berbagai jenis senjata ampuh, menyodorkan sebuah rencana yang simpatik untuk mencitrakan kembali dunia kita. Inilah kisah dari balik layar yang dipaparkan secara memikat, bergulir laksana sebuah film yang sukses, yang dituturkan lewat mata seorang pria yang pernah membantu membentuk imperium itu.

Mindset Therapy : Terapi Pola Pikir, tentang Makna Learn, Unlearn, dan Relearn

Setelah sukses mempopulerkan kata "pembelajar" dan "pembelajaran" melalui bukunya Menjadi Manusia Pembelajar (tahun 2000), kali ini Andrias kembali menyuguhkan hasil pergumulannya mengenai soal "belajar" itu sendiri. Ternyata proses belajar tak cukup cuma mengumpulkan informasi, pengetahuan dan keterampilan. Itu baru proses learn (mendapatkan-memperoleh-mengumpulkan: konstruksi). Bila itu sudah terjadi atau selesai, Anda memang menjadi ahli, tapi Anda akan berhenti berkembang, stagnan, tak ubahnya seperti sebuah konstruksi bangunan apabila Anda tidak beranjak ke proses belajar selanjutnya Bila Anda sudah mempelajari sesuatu, hal itu perlu di-unlearn (ditinggalkan-dilepaskan-dibuang: dekonstruksi). Kenapa? Supaya Anda bisa menemukan sesuatu yang baru terus-menerus, ilmu dan keterampilan Anda diperbarui dari waktu ke waktu. Tanpa itu, orang akan berpuas diri dengan apa yang ada pada dirinya. Setelah proses unlearn, Anda harus menjalani tahap berikutnya: re-learn (belajar lagi dan lagi). Inilah yang orang sebut on going formation---pembelajaran terus-menerus. Proses inilah yang melahirkan para penemu dan pembaharu dunia dalam berbagai disiplin ilmu dan kehidupan.Buku ini akan mencerahkan siapa saja yang membacanya, guru dan murid, pengajar dan pembelajar, praktisi di bidang human resources, trainer, konsultan, pembicara publik, dll. Buku ini juga akan sangat membantu para orangtua dalam mendampingi proses belajar anak-anak mereka.

Why? Weather - Cuaca

Siapapun di dunia ini sangat ingin tahu tentang perubahan cuaca. Karena walaupun langit terlihat cerah tanpa ada awan sedikitpun, tapi tiba-tiba `grrr, cltar!` petir dan kilat menyambar dan hujan lebat pun turun. Apakah hanya itu saja? Yang membuat musim panas yang menyesakkan napas dan musim dingin yang menusuk tulang, musim semi yang hangat dan musim gugur yang sejuk juga merupakan kekuatan cuaca. Sekaranglah saatnya mengetahui segala hal tentang cuaca.Di dalam buku WHY? Weather (CUACA), kita mempelajari: Bumi dan Atmosfer, Apakah Matahari yang Menyebabkan Perubahan Cuaca? Fungsi Atmosfer yang Melindungi Bumi, Kenapa Suhu Naik Turun, Tenaga yang Menekan Udara, Tekanan Udara Tinggi dan Tekanan Udara Rendah, Angin, Penyebab Berubahnya Kecepatan Angin, Angin yang Berembus Tergantung Musim - Angin Musim, Dari manakah Asalnya Angin Topan?, Topan Musim Panas dan Angin Topan Musim Gugur, Awan dan Hujan, Bagaimanakah Awan Terbentuk?, Jenis dan Bentuk Awan, Mengetahui Cuaca dari Bentuk Awan, Petir dan Kilat, Petir Menyukai Tangkai Petir (konduktor), Kenapa Hujan Turun?, Hujan Gerimis dan Hujan Rubah (Hujan saat Terik Matahari), Kenapa pada Musim Dingin Turun Salju?, Kepingan Salju Besar dan Salju Bubuk, Es dan Embun, Es yang Muncul dari Tanah. Gelombang Panas dan Fatamorgana, Fenomena Angin Fohn, Kenapa Kabut Muncul?, Musim Hujan yang Panjang dan Membosankan, Pelangi Tujuh Warna, Suhu Asli dan Suhu Tiupan Angin Dingin, Gelombang Dingin Musim Dingin dan Siklus 3 Hari yang Dingin dan 4 Hari yang Hangat.

Morning Briefing @Work!

Seberapa Efektifkah KePemimpinan Anda?Salah satu tanggung jawab utama pemimpin adalah "memengaruhi" anak buah sedemikian rupa sehingga mampu bekerja dengan baik, bersemangat tinggi, dan produktif.Caranya bukan dengan "memerintah dan mengontrol" saja, melainkan dengan memengaruhi "pola pikir" anak buah. Pola pikir apa saja yang harus ditanamkan? Bagaimana sebaiknya pemimpin mendidik, melatih, dan mengubah pola pikir, sikap, perilaku, serta kebiasaan kerja anak buah? Buku ini memberikan panduan kepada pemimpin berupa 30 hal yang harus dilatih, diajarkan, dan ditanamkan kepada tim kerja. Anda bisa membahas ke-30 hal ini berulangulang sepanjang tahun dengan berbagai tahap dan cara.Morning briefing setiap hari adalah salah satu cara paling efektif untuk menanamkan pola pikir efektif kepada karyawan.***"Tidak banyak perusahaan yang melaksanakan morning briefing dan sebagian perusahaan yang melakukannya tidak tahu apa yang bisa dihasilkan dari morning briefing yang efektif. Buku ini bisa menjadi referensi bagi praktisi dan siapa pun yang menggunakan morning briefing untuk menyikapi tantangan, hambatan, dan peluang agar tercipta teamwork yang solid dan produktivitas tim yang tinggi."Istiqlal Taufik Sy.Human Resources Services Director PT Panasonic Gobel Indonesia"Morning Briefing @Work! adalah salah satu senjata yang harus dimiliki setiap pemimpin. Mudah diterapkan, praktis, dan efektif."Kurniasi M. TjandraDirector PT Ateja Tritunggal"Morning Briefing @Work! sangat membantu dan memudahkan saya dalam membawakan morning briefing secara terstruktur, efektif, dan dinamis."Soegianto NagariaDirector PT Summarecon Agung Tbk

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?