Anak Titipan Surga

Sering kita belajar dari anak tentang kekuatan hati, kejujuran, ketulusan, kepolosan, dan bagaimana mencintai dengan baik. Mereka kadang jauh lebih tahu tentang arti kasih sayang dan perhatian yang sebenarnya. Pikirannya begitu suci, nalurinya sangat manusiawi, jiwanya bersih.Buku inspiratif ini sarana rekreaktif mencuci otak kita yang sering kotor karena teracuni virus buruk yang mematikan rasa, sehingga kita sering tak bisa membaca lagi hakekat kehidupan. Belajarlah dari ANAK!***Di dalam buku setebal 180 halaman ini, dituliskan berbagai kisah tentang seorang anak. Ada yang menggoreskan kisah mengharukan, kisah keajaiban, kisah mencengangkan dan lain sebagainya. Namun, kisah-kisah tersebut bukan hanya isapan jempol belaka, karena kisah-kisah tersebut diambil dari kisah-kisah nyata yang mayoritas terjadi di daratan China.Seperti contohnya kisah tentang keajaiban seorang anak yang bernama Michael di Tennesssee, Amerika. Bocah kecil berusia 3 tahun ini, mampu membangkitkan semangat adik kecilnya yang sedang berada di ruang inkubator untuk lolos dari kondisi kritis. Memang terdengar aneh dan terlalu mistis, namun itulah yang terjadi ketika keajaiban berlaku pada diri bocah kecil yang masih polos.Atau seperti kisah dari negeri China dimana seorang bocah kecil mampu menjadi tulang punggung keluarga. Bekerja sebagai buruh kasar hanya untuk membeli beras dan sayuran untuk kehidupannya dan orangtuanya. Bahkan ia sanggup merawat orangtuanya yang tengah sakit parah di rumah.Buku ini menyuguhkan dua puluh empat cerita tentang keajaiban serta kehebatan anak-anak. Sepuluh cerita diantaranya, adalah kisah nyata yang terjadi di beberapa belahan dunia terutama China. Dan sisanya adalah dongeng-dongeng yang mungkin pernah kita dengar dahulu kala.Namun cerita-cerita baik nyata maupun dongeng yang ada di dalam buku ini, sungguh sangat perlu dibaca oleh kaum dewasa. Pasalnya, orang dewasa yang memiliki kehidupan setingkat lebih tinggi, justru sering melewatkan hakikat kehidupan karena pikiran orang dewasa telah diracuni oleh virus-virus jahat kehidupan.Kita sering lupa tentang keteguhan hati, kekuatan, ketulusan, kepolosan, kejujuran dan lain sebagainya. Namun dengan hadirnya buku inspiratif ini akan menumbuhkan kesadaran kita bahwasanya anak kecil bukanlah sekedar kaum manusia yang tengah menjalani fase kehidupan pertama mereka.Tetapi anak kecil adalah manusia yang masih memiliki pikiran yang suci, naluri yang sangat manusiawi dan jiwanya bersih. Hingga akhirnya, kita patut belajar dari kisah maupun tingkah laku keseharian mereka. Belajarlah dari anak!

Perang Salib (New Edition) (Hard Cover)

Pemenang The King Faisal International Prize for Islamic StudiesBuku ini tidak memberikan uraian kronologis tentang peristiwa yang berlangsung antara 1099 hingga 1291 itu, dan hingga masa-masa selanjutnya. Buku ini ditulis dengan maksud memperkenalkan aspek-aspek yang lebih luas dari sejarah Perang Salib dari perspektif kaum muslim, dengan secara khusus berusaha menggali sumber-sumber yang berasal dari kaum muslim Abad Pertengahan. Tentu saja bisa tak dapat dihindari. Tapi perspektif ini akan cukup bermanfaat, terutama untuk menyeimbangkan kecenderungan Eropasentris yang mewarnai bidang kajian ini.Sejumlah tema disajikan, untuk dapat mengungkapkan reaksi kaum muslim terhadap kehadiran Tentara Salib. Segi ideologis dikupas tuntas, dan nilai penting konsep jihad dianalisis dalam konteks direbutnya kembali Tanah Suci dan diusirnya Tentara Salib. Bagian yang lain berusaha masuk ke sisi militer, menyangkut persenjataan, jalannya peperangan, pengepungan, taktik pertempuran, benteng-benteng, dan sebagainya, dengan didasarkan pada karya-karya tulis dan sejumlah karya seni. Segi pertempuran laut yang terabaikan juga diulas mendalam. Ada pula bagian yang menggambarkan pola interaksi masyarakat muslim dengan komunitas Tentara Salib. Pada akhirnya, seluruh uraian dalam buku ini berusaha menunjukkan bagaimana peristiwa yang dikenal dengan Perang Salib itu memengaruhi dunia Islam, baik secara kultural maupun psikologis, juga dalam konteks interaksi kaum muslim dengan Barat.Dilengkapi dengan lebih dari 500 ilustrasi yang merupakan karya-karya seni Islam Abad Pertengahan****Sebuah kajian yang menerobos ... sang penulis telah menempuh tantangan yang langka ... melahirkan sebuah karya monumental yang sungguh bernilai, baik bagi pakar maupun pembaca umum. Kaya data, mendalam, dan nyaman dibaca.Journal of Islamic StudiesSebuah karya yang baru dan inovatif. Nilai lebihnya tidak hanya terdapat dalam penuturannya yang detail, tapi juga bagaimana penulis buku ini, Carole Hillenbrand, memandu para sejarawan Barat pada bahan-bahan sumber, baik yang tak diketahui oleh mereka atau yang hanya dapat diperoleh versi terjemahannya. Untuk pembaca, karya ini memperkenalkan latar pemikiran kaum muslim Abad Pertengahan, menyajikan sebuah sudut pandang yang benar-benar berbeda tentang Perang Salib. Buku ini baik untuk dibaca oleh kalangan Barat maupun umat Islam sendiri, untuk memberi wawasan pemahaman yang lebih baik tentang peristiwa yang, hingga tingkat tertentu, turut membentuk masa kini.--Jonathan Riley-Smith, Emmanuel College, CambridgeDengan analisis mendalam dan bekal sumber-sumber berbahasa Arab, karya ini mencoba menjelaskan motif dan maksud kaum muslim .... Karya ini, yang menunjukkan dengan jelas dampak Perang Salib yang terus dirasakan kaum muslim hingga kini, merupakan sebuah kontribusi yang luar biasa pada kajian sejarah tentang relasi Timur dan Barat.Anne-Marie Edd, Universit de ReimsCarole Hillenbrand membuka cakrawala dan informasi tentang pemikiran, sikap dan reaksi kaum muslim saat tentara Salib datang. Dia menunjukkan, tentara Salib membawa banyak hikmah yang tak ternilai harganya karena mereka dapat berkenalan dengan kebudayaan dan peradaban Islam yang sudah sedemikian maju. Kebudayaan yang mereka peroleh dari kaum Muslim seperti bidang militer, seni, astronomi, perdagangan, pertanian, kesehatan, kebersihan, dan kepribadian sedikit banyak telah memberikan pencerahan kepada mereka.--JAWA POS

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?