Tujuh puluh lima tahun kemerdekaan kita dirayakan dengan suasana yang berbeda di tengah wabah. Janji akses dan kualitas pendidikan, untuk semua dan setiap anak, yang masih sulit terwujud selama ini, menjadi makin jauh setelah pandemi. Walau isu kesempatan pendidikan tidak terkait langsung dengan corona, satu hal yang terjadi di banyak negara, kesenjangan terlihat semakin nyata.Sekolah tanpa pertemuan tatap muka-sepi saat dikunjungi dan berbagai konsekuensi-adalah dampak jangka pendek dari wabah yang sekarang sudah terlihat nyata. Tetapi, kita perlu menyadari, Covid-19 juga membawa risiko dampak menengah dan panjang pada pendidikan yang perlu kita mitigasi dan carikan solusi.Kegawatdaruratan butuh ribuan pahlawan dari berbagai pemangku kepentingan, yang langkah pertamanya adalah pemahaman tentang siapa dan apa yang sedang diperjuangkan untuk keberlanjutan pendidikan.Bergerak dalam pendidikan merupakan keniscayaan bagi siapa pun yang mengaku punya kepedulian. Di ekosistem ini, peran pengamat tidak dibutuhkan dan menjadi hambatan. Menyatakan diri sebagai pengamat tanpa bekerja di lapangan, atau tanpa bekerja barengan, sesungguhnya secara eksplisit menunjukkan nilai-nilai yang gagal diperjuangkan.Semoga makin banyak yang ambil peran tanpa kelelahan karena sesungguhnya ketahanan kita untuk terus berdaya dan melawan virus corona beserta dampaknya dibutuhkan sampai bertahun-tahun ke depan. Panjang umur perjuangan!
Bagi seorang aktivitas dakwah atau da'i, setidaknya ia harus memiliki bekal berikut; iman, ikhlas, sabar dan optimisme. Sifat-sifat tersebut merupakan bekal utama seorang da'i dalam menjalankan tugasnya. Bila sifat-sifat tersebut melekat kuat dalam diri da'i, maka ia akan menjadi da'i yang teguh dan bersemangat. Terpancar dalam dirinya sosok manusia bertakwa.Namun untuk mewujudkan tidaklah mudah. Dr. Abdullah Nashih Ulwan, melalui buku ini, menunjukkan jalan kepada para da'i untuk bisa mencapai derajat tersebut. Jalan tersebut diantaranya dengan cara melakukan muahadah, muroqobah, muhasabah, mu'aqobah dan mujahadah. Itulah "terminal ruhani" seorang da'i. Di dalam terminal ruhani ini seorang da'i menghirup nafas keimanan dan menambah bekal ketakwaan.Melalui proses penempatan ini langkah da'i menjadi ringan, kata-katanya akan berpengaruh, tingkah laku menjadi teladan, penampilan penuh daya tarik, serta sorotan matanya memancarkan semangat dan optimisme.
Kita patut bangga menjadi bangsa Indonesia, sebab saat ini bahasa Indonesia semakin diminati oleh warga dunia. Bahkan, beberapa negara telah memasukkan pelajaran bahasa Indonesia dalam kurikulum sekolahnya dan membuka jurusan bahasa Indonesia. Bukan tidak mungkin, suatu saat dengan makin banyaknya pengguna, bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional. Dengan demikian, kita perlu melestarikan bahasa Indonesia, yaitu dengan menggunakan bahasa sesuai dengan aturan yang dibakukan.Buku EYD dan Seputar Kebahasa-Indonesiaan ini disusun untuk para pemakai bahasa Indonesia, agar dapat menjadi penutur bahasa yang baik. Selain berisi pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan, buku ini juga memuat aspek-aspek penting dalam penggunaan bahasa Indonesia, seperti pedoman umum pembentukan istilah, pembakukan istilah komputer, singkatan dan akronim, daftar lengkap kata baku dan tidak baku, jenis kata dan pertalian makna kata, gaya bahasa (majas), pantun, dan kumpulan peribahasa.Jadi tepatlah jika buku ini dijadikan panduan bagi setiap pengguna bahasa Indonesia, baik pelajar, guru, mahasiswa, dan pemakai bahasa Indonesia pada umumnya yang mempunyai komitmen untuk selalu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Kitah "Bidayatul Hidayah" karya ulama besar Abu-Hamid Muhammad al-Ghazali...(W.1111 M) ini, banyak disebut-sebut sebagai mukadimah Ilya Ulumuddin, karya masterpiece beliau yang sangat monumental itu.Kitab ini membahas proses awal seorang hamba mendapatkan hidayah dari Allah Ta'ala, dimana sang hamba sangat membutuhkan pertolongan dan bimbingan dari-Nya. Juga menjelaskan seputar halangan (pasif) maupun rintangan (aktif) yang tersebar disekitarnya, yaitu ketika sang hamba berusaha untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, melalui tata cara dan adab yang benar.Kiab ini secara garis besar berisi tiga bagian,Yakini bagian tentang adab-adab ketaatan, bagian tentang meninggalkan maksiat, dan bagian tentang bergaul dengan manusia, Sang Maha Pencipta dan dengan makhluk lainnya. Menurut al-Ghazali, jika hati kita condong dan ingin mengamalkan apa-apa yang ada di buku ini, maka berarti kita termsuk seorang hamba yang disinari oleh Allah dengan cahaya Iman di dalam hati,Semoga bermanfaat.
Beta berangkat ke sananaMama lepas deng marah marahKaiau anda merampas tanahSejengkal tanah ada!ah darahKampong kami biar terpencilKami makan hanya ikan punBiar kami rakyat kecilKami diajar jangan mencuri"Ketentuan hukum sasi ini ditetapkan oleh warga masyarakat dari bawah atas prakarsa mereka sendiri. Pengawasan atas pelaksanaannya pun diselenggarakan oleh warga sendiri melalui 'polisi adat' Korps Kewang yang bekerja sukarela, tidak pernahdibayar oleh pemerintah."--Prof. Dr. Emil Salim-
Orde Baru menangkapi anggota atau perempuan yang disangka terkait dengan Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) pada royan G30S 1965. Sebagian besar dari mereka dikurung di kamp tahanan politik (tapol) khusus perempuan di Plantungan tanpa melalui proses pengadilan. Di kamp tapol itu mereka disiksa fisik dan psikis sekaligus. Pelecehan seksual bahkan perkosaan menjadi hal yang lazim di tahanan yang seluruh penjaganya adalah lelaki.Buku ini mengisahkan duka-cerita yang dipikul salah seorang korban salah-tangkap itu, Sumilah. Derita salah-sangka itu tidak berakhir ketika mereka dilepaskan penguasa pada 1979. Mereka harus memikul beban dihina oleh masyarakat sebagai bekas tapol.
Jumlah halaman: xviii+206 + 16 sisipan halaman warnaSeorang lulusan Pesantren Sabilil Muttaqien di Magetan menjadi wartawan pertama yang diangkat sebagai Direktur Utama BUMN oleh presiden?Dialah Dahlan Iskan!Sosok man of action. Usai dilantik sebagai direktur utama PLN, lewat program 1 Juta Sambungan dalam 1 Hari, permasalahan listrik selama 65 tahun berhasil dipecahkan hanya dalam satu tahun kepemimpinan.Sosok sederhana dengan ide cemerlang. Prinsip hidupfokus; mengandalkan pengalaman, intuisi, dan feelingmembawanya pada konsep pengalihan pemakaian BBM ke gas, yang berarti efisiensi pengeluaran negara.Sosok progresif sekaligus nyeleneh. Si Raja Koran dari Surabayayang memiliki 190 koran local dan 34 televisi local, percetakan, bisnis listrik dan perkebunanitu, berinisiatif menandatangani penyataan untuk meninggalkan semua bisnisnya demi focus pada PLN. Bahkan, tanpa pernah menjelaskan alasannya, dia tidak pernah mengambil gaji dan fasilitas lainnya sebagai direktur utama PLN.
BUKU INI TERSEDIA MULAI TANGGAL 14 JULI 2011Terlahir dengan bakat untuk berburu harta berharga yang tersembunyi, Karnthe mengikuti jejak ayahnya dan menjadi seorang Pemburu Harta Karun. Ia bergabung bersama Saeliya, seorang Penyihir Tempur, untuk berburu Harta Vaeran yang legendaris. Seiring ia bertualang, ia mendapat bantuan lagi dari tiga rekan yang bisa diandalkan, yaitu seorang Pengumpul Pengetahuan bernama Fukhoy-ri, seorang Pengelabu Mata bernama Certeus, dan seorang Pedagang Pejuang bernama Karin. Dengan tim multi-profesi yang solid ini, Karnthe pantang menyerah mengejar Harta Vaeran yang ternyata begitu dahsyat melebihi bayangannya.
Naira tidak pernah menyangka dirinya bisa berteman dengan Audrey, yang notabene anak populer nan menyebalkan di sekolah. Naira menjadi satu-satunya yang percaya bahwa Audrey tidak seburuk yang dibicarakan orang-orang. Bahkan dia mulai melihat sisi baik Audrey yang selama ini tak bisa dilihat orang lain. Vinka, Alin, dan Kanya nggak berhenti bertanya mengapa Naira bersikap baik kepada Audrey.Pertemanan Naira dan Audrey malah menimbulkan masalah. Adrian, kakak Audrey yang selama ini digebet Kanya, ternyata menyimpan rasa pada Naira. Lalu, apa yang akan Naira lakukan? Apakah dia rela mengorbankan persahabatannya demi seorang cowok? Dan, bagaimana persahabatan Naira dengan Vinka, Kanya, dan Alin? Apakah semua itu akan rusak karena kini Naira bersahabat dengan Audrey, yang selama ini selalu membuat masalah dengan geng Girls' Corner?
Bacalah tentang Cina dengan segenap kedigdayaan ekonomi dan budayanya. Tetapi tak baik melupakan Tibet dan Nepal karena keduanya merupakan sumber pengetahuan terpenting tentang alam, manusia, spiritualitas, politik, seni dan budaya.Bagi yang merasa mustahil ke sana, nikmatilah buku liputan perjalanan ini karena memang menyediakan eksotisme kelas tinggi. Bagi yang ingin segera ke sana, baca dan bawalah buku ini sebagai karib perjalanan.Royalti buku ini sang penulisnya didedikasikan untuk amal kegiatan Rumah Dunia, sebuah komunitas belajar sastra, jurnalistik, teater, seni rupa, seni suara, juga film, yang dibidani oleh Gol A Gong dan Tias Tatanka di kota Serang, Banten.
[NOTE] Buku Mulai Terbit Tanggal 24 Desember 2013Pooh dan teman-teman hadir dalam seri poster edukasi yang menarik untuk kamu. Ada 6 tema yang bisa kamu koleksi dan pelajari. Ayo belajar dan bertambah pintar bersama Pooh dan teman-teman!
Master Your Gift & Be A Healer Course hanya untuk orang-orang yang ingin mengetahui lebih dalam apa gift/kelebihan yang dimiliki sejak dilahirkan. Dengan mengetahui dan menyadarinya maka kita dapat menerima diri kita serta dapat menggunakan gift kita ini untuk meraih apa yang kita inginkan dalam hidup ini seperti berkelimpahan, kesehatan yang optimal dan kebahagiaan.
BUKU INI TERSEDIA MULAI TANGGAL 06 OKTOBER 2011Sammar, janda berkebangsaan Sudan, bekerja sebagai penerjemah bahasa Arab di universitas di Skotlandia. Sejak kematian mendadak suaminya, anak lelaki satu-satunya tinggal dengan keluarga Sammar di Khartoum, meninggalkan dia sendirian di Aberdeen yang dingin dan kelabu, berduka dan kesepian. Tetapi ketika dia mulai menerjemahkan untuk Rae, peneliti Islam dari Skotlandia, keduanya menjalin persahabatan yang sangat kuat yang membangunkan keinginan hidup Sammar yang selama ini dikubur dalam-dalam. Saat mereka mulai jatuh cinta, Sammar tahu mereka harus lebih dulu mengatasi perbedaan di antara mereka dalam menyikapi keyakinan masing-masing. Gabungan kisah cinta, antara manusia dan Tuhan-nya dirangkum dengan indah dalam cerita ini, The Translator adalah kisah keberanian seorang wanita untuk tetap teguh dengan keyakinan, diri, dan cintanya.***"Cerita tentang cinta dan iman yang menjadi kian menyentuh oleh penyampaiannya yang halus." --J.M.Coetzee"Aboulela adalah penulis yang luar biasa puitis... Membaca novelnya memberikan kesenangan yang penuh dan juga kedamaian." --The Guardian (UK)
Buku ini menjelaskan semua hal yang 'wajib' dan perlu diketahui oleh insan Rublic Relations(PR). Semua yang diuraikan di sini merupakan pengetahuan dasar bagi calon dan pejabat PR, baik yang besifat teoretis maupn praktis. Dengan mengetahui dan memahaminyaa, diharapkan akan lahir insan-insan PR yang profesional yang dapat mengembangkan citra dan reputasi lembaga, perusahaan, dan organisasinya.Buku Handbook of Public Relations ini terdiri dari 13 Bab,. Mulai dari pengertian dan Definisi PR, Evolusi dan Sejarah PR, Identitas, Citra dan Reputasi perusahaan, PR sebagai Ilmu dan PR sebagai Profesi, Hubungan Internal dan Eksternal PR, Publik-publik dalam PR, Media PR, Penulisan PR, Proses dan Aspek manajemen PR, Spesialisasi dan Praktis PR, Metode PR, PR dan Manajemen Krisis sampai Penelitian PR.Disusun berdasarkan pengalaman mengajar penulis di Jurusan Humas Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran sejak tahun 1989. dan di berbagai perguruan tinggi swasta, serta aktivitas penulis sebagai pengurus cabang dan pusat Perhumas, juga sebagai direktur konsultan PR yang penulis dirikan.Buku ini wajib dijadikan buku pegangan para mahsiswa, dosen dan praktisi Rublic Relations, baik di lembaga pemerintahan, swasta, maupun organisasi profit dan nonprofit.
KNIL dibentuk untuk memenuhi kebutuhan pemerintah kolonial Belanda demi mempertahankan dan memperluas wilayah koloninya di Nusantara. Kehebatan KNIL sungguh diakui ketika melawan pemberontakan kaum pribumi, tetapi begitu impoten ketika berhadapan dengan Jepang. Tak ayal Belanda mengalami kekalahan telak terhadap Jepang karena lemahnya pertahanan terhadap serangan luar. Setelah kekalahannya pada Perang Dunia II, Belanda berusaha membangun kembali masa kejayaannya di Nusantara dengan mengusung NICA dan KNIL. Usaha yang justru menjadi bumerang bagi Belanda .... Buku ini secara menarik mengulas sejarah berdirinya KNIL (Koninklijk Nederlandsche Indische Leger) di Nusantara, eksistensi dan kiprahnya selama masa kolonial sampai dengan pasca-Proklamasi Kemerdekaan RI. Tidak hanya itu, buku ini juga mengungkapkan kisah-kisah menarik mereka yang pernah menjalani hidup sebagai anggota KNIL.
Sesuai judulnya, ada tiga jenis bawang yang dibahas budi dayanya dalam buku ini. Masing-masing jenis bawang ini dibahas mulai dari sejarah, cara bercocok tanam, penanganan pascapanen, dan susunan zat kimia serta khasiatnya. Terakhir dituntaskan beragam hama dan penyakitnya serta pengendaliannya.