It is true that the Quran was sent down-to mankind around 1400 years ago, but the teachings in the Quran are related to nowadays life and issues, including teenagers' life. We can see that the behaviour and activities that we do daily as a teenager, what to do and not to do are actually being taught in the Quran already."Read Without Prejudice, Do Without Doubt" is about the analysis of the connection between the teachings in the Quran and teenagers daily life behaviour and activities, the rituals that Islam asked to perform and why it is important and beneficial for us. In the end, hopefully we can ail understand about we are doing related to Islam, we would read the Quran without any prejudice whatsoever, and that we perform and reflect What we have learned without any doubt.
[NOTE] Mulai tersedia tanggal 13 Juni 2012200 Fakta Penting menyajikan sederet spesies prasejarah, dari monster pencabik daging seperti Tyrannosaurus sampai pemakan tumbuhan raksasa seperti Argentinosaurus.Ada juga makhluk prasejarah yang hidup di sekitar masa dinosaurus, misalnya pterosaur terbang.
ILMU TAJWIDlmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tata cara membaca Alquran dengan baik dan benar, baik itu makhraj, panjang pendeknya bacaan (madd), tebal tipis (tafkhim &. tarqiq), berdengung (Hdifa) atau tidak berdengungnya suatu kata (izhhai), idgham, ghunnah, dan sebagainya.Sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk membaca Alquran dengan tartil. Artinya Alquran dibaca secara tidak terburu-buru, tenang, perlahan, dan tadabbur (perenungari) sertamenjaga kaidalvkaidah dalam membaca Alquran (tajwid), sehingga hikmah yang terkandung di dalamnya akan membekas dan memperkuat keimanan kita.Buku ini membahas ilmu tajwid secara terperinci mulai dari definisi, hukum mempelajari ilmu tajwjd, dan.contoh hukum bacaannya, seperti madd, tafldiim&tarqiq, ikhfa, izhhar, idgham, ghunnah, iqlab, qalqalah, dan sebagainya.
Secara inspiratif karya tulis dalam buku ini mengilustrasikan dinamika dan dialektika proses berperkara di Pengadilan Negeri melalui prosedur mediasi pengadilan.Terdapat 3 (tiga) masalah pokok diulas dalam buku ini secara mendalam, berupa:1.Perkembangan mediasi pengadilan sejak PERMA Mediasi diterbitkan dalam menyelesaikan sengketa perdata;2.Kendala-kendala yang memengaruhi pelaksanaan mediasi pengadilan berdasarkan asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan.3.Mediasi pengadilan ideal yang dapat diterapkan di masa mendatang.Adalah bermanfaat memiliki buku ini yang telah berhasil, menyikapi salah satu sudut wajah mediasi pengadilan sehingga memancing gairah pembaca untuk ikut memikirkan sudut-sudut lain berdasarkan kekuatan, imajinasi kreatif para pembacanya tentang suatu mediasi pengadilan ideal di waktu dekat mendatang.
[NOTE] Buku Terbit Tanggal 15 September 2014Aku tidak begitu memahami tentang isi dunia ataupun segala macam prasangka. Tapi sejak melihat raut wajah Sihar yang lebam dan mendengar cerita dari Mutasor tentang Sihar, mau tidak mau hatiku mulai mempertanyakan banyak hal. Mengapa hal-hal seperti itu terjadi pada kami? Mengapa kami menjadi anak-anak yang besar dengan kekerasan?Aku selalu merasa takut dan ngeri membayangkan ujung gesper Ayah yang berkilau. Tetapi, di lain hal aku tidak menyangka akan menemukan anak-anak yang bernasib sama seperti diriku. Sihar, Mutasor, dan aku kami adalah anak-anak yang tumbuh lewat kekerasan.Kami adalah anak-anak yang jatuh ke jurang penyiksaan, tapi kami juga adalah anak-anak yang merindukan terang.
Orde Baru, suatu masa Hoegeng sedang diuji. Dua kasus besar mencuat, mencuri perhatiannya yang kala itu menjabat sebagai Kapolri. Dua kasus yang membuatnya terbentur tembok raksasa dan menguji integritasnya sebagai seorang polisi.Kasus pertama adalah Sum Kuning. Kasus pemerkosaan yang menggegegerkan Kota Yogyakarta. Meski telah menggali amat dalam, selalu ada batu yang mengganjal usahanya menemukan pelaku. Berbagai gangguan mengalihkan penyidikan dari bukti dan fakta.Kasus kedua adalah penyelundupan mobil mewah. Keterlibatan seorang putra pejabat tinggi di tanah air membuat kasus ini sulit menyentuh dasar masalahnya. Seolah para pelaku telah mengantisipasi langkah Hoegeng dan anak buahnya, semakin dalam penyelidikan, semakin bukti itu menghilang.Kasus-kasus itu terus membayangi Hoegeng, membebani nuraninya. Mampukah Hoegeng, sang polisi jujur, menutup mata dan meninggalkan sesuatu yang telah dimulainya itu?Halaman terakhir adalah sebuah drama perjalanan dua kasus terbesar yang pernah ditangani Hoegeng.ENDORSEMENT"Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng." Gus DurJadi penting itu baik, tapi lebih penting jadi baik Hoegeng TENTANG PENULISYudhi Herwibowo, menulis beberapa buku, di antaranya: Lama Fa, Menuju Rumah Cinta-Mu, Pandaya Sriwijaya, Untung Surapati, Perjalanan Menuju Cahaya, Mata Air Air Mata Kumari (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, dengan judul Spring of Kumari Tears), [Un]affair, Miracle Journey, Enigma, dll. Bisa dihubungi melalui:Facebook : yudhi herwibowo 2Twitter : @yudhi_herwibowoUntuk melihat daftar buku yang sudah ditulisnya: yudhiherwibowo.blogspot.comUntuk melihat tulisan-tulisan lainnya:yudhiherwibowo.wordpress.comBlog buku-bukunya:pandayasriwijaya.blogspot.comuntung-surapati.blogspot.comun-affair.blogspot.comnovelmiraclejourney.blogspot.companggilakuhoegeng.blogspot.com
Sejak kecil Mayumi sudah yatim piatu. Namun, dia tetap bahagia bersama pasangan Nakano dan putra mereka, Shun, yang menyayanginya seperti keluarga sendiri. Lalu, Henry tiba-tiba hadir dan memasuki kehidupan Mayumi. Batin Mayumi mulai terusik saat mengetahui rahasia Kagawa Satoshi, cowok dingin di kelasnya. Rasa ingin tahu perlahan berubah menjadi getar-getar indah tanpa nama. Namun, hati Mayumi koyak saat petaka besar justru datang dari orang yang sangat disayanginya.Mayumi hancur dan jatuh. Di tengah kegelapan, dia hanya bisa menantikan fajar, semburat merah di langit timur yang selalu mengingatkannya pada seseorang. Berharap cahaya itu dapat membawanya ke jalan yang terang Akankah fajar itu menyapa dan menyempurnakan hidup Mayumi?
Cinta selalu membuat kita merasakan hal-hal aneh, namun nyata. Saat kita bertemu orang yang kita suka, melihatnya melintas di depan kita saja mampu membuat hati berdegup kencang. Kita selalu menunggunya, selalu mencoba mencuri perhatiannya. Tak jarang, kita bahkan melakukan hal-hal yang terasa bodoh hanya untuk melihatnya tersenyum atau membuatnya bahagia. Cinta pula yang selalu membuat kita mencoba terlihat sempurna di depan orang yang kita cintai. Namun, ketika rasa cinta itu pupus, kita lebih sering menangis, lebih sering menyendiri, dan merasa hidup sangat buruk.Jatuh cinta memang indah rasanya, melewati malam dengan doa-doa dan harapan. Rindu yang tak pernah usai, atau genggaman jemari yang begitu hangat. Bila kelak semuanya berakhir, mampukah kita menjadi dua sahabat? Seandainya saja waktu bisa diulang, mungkin semua kisah cinta akan berakhir bahagia. Mungkin saja kau dan aku pun akan masih saling memuja rindu, masih akan saling memeluk impian. Entahlah, jika memang yang tersisa hanya kenangan, mungkin ini juga yang terbaik untuk kisah kita.
Gara-gara hobi ngemilnya, berat badan Annisa terus naik. Padahal kan, seorang putri harus selalu menjaga penampilan agar terlihat sehat dan bugar. Untuk itu, Annisa bertekad akan diet dan olahraga teratur. Tapi, kok, walau sudah menjalani diet selama dua minggu, berat badan Annisa tidak juga turun, ya? Hm, apa yang salah, ya?
SinopsisBuku ini memberi pemahaman secara holistik segi-segi kehidupan sosial dan budaya masyarakat hukum adat Tenganan. Kehidupan orang Tenganan sebaga; suatu sistem sosial dan budaya dideskripsikan secara komprehensif, terutama segi pengelompokan sosial dalam bentuk desa, banjar dan sekehe, struktur pemerintahan adat, sistem kekerabatan dan perkawinan, sistem pewarisan, kehidupan religi, dan tata busana adat orang Tenganan, suatu lukisan tradisi desa Bali Kuna seperti yang dimaksud dalam tajuk buku ini.Ekspensi kearifan lingkungan (environmental wisdom) komunitas orang Tenganan terwujud dalam perilaku yang bijak dalam membina keseimbangan hidup yang bernuansa skala [duniawi) dan bercorak niskala [magis-religius). Sistem religi seperti ini menjadi bagian manifestasi dari ajaran tri hita karana dalam agama Hindu, yang mengatur tiga dimensi keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusi, dan manusia dengan lingkungan hidupnya. Orang Tenganan secara konsisten menjaga keseimbangan korelasi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa/Hyang Widhi Wasa dan leluhurnya [parhayangan), interaksi antar sesama manusia (pawongan), dan interkasi manusia dengan alam lingkungannya (palemahan) dalam kehidupan sehari-hari di wilayah ulayat (wewidangan) Tenganan Pegringsingan.
Aurora tengah menyiapkan jamuan panen di kastel. Peri Flora, Fauna, dan Merryweather sudah siap membantu, tetapi tongkat ajaib mereka tiba-tiba hilang! Persiapan pun terhambat. Aurora jadi kian sibuk dan tak sempat memperhatikan Hiccup, anjing kecilnya yang minta diajak bermain. Mampukah Aurora mempersiapkan jamuan panen tepat waktu dan kembali bermain dengan Hiccup?
BUKU INI TERSEDIA MULAI TANGGAL 20 OKTOBER 2011Buku ini termasuk dalam Seri Cerita Bergambar Disney English yang menyajikan kisah-kisah indah dan jenaka dalam dwibahasasangat cocok bagi Anda yang ingin mengajak putra-putri tercinta belajar bahasa Inggris dengan cara menyenangkan. Setiap buku dilengkapi berbagai aktivitas yang membantu anak mempertajam kemahiran bahasa mereka!Seri ini dibagi menjadi 2 tingkat yang masing-masing terdiri atas 6 buku, yaitu:Tingkat 1 (Novice)- Peter Pan- The Lion King- Cinderella- 101 Dalmatians- The Little Mermaid- Sleeping BeautyTingkat 2 (Intermediate)- Beauty & the Beast- Mulan- Alice in Wonderland- Snow White- Aladdin- Pinocchio
Kasih dan Sayang akan Selalu Tercurah Tanpa Akhir, sampai Maut MemisahkanAku tak pernah tahu betapa sakitnya terjaga dari mimpi tanpamu, betapa pedihnya mengenangmu. Cinta memang tak harus memiliki, tetapi bukan rela kehilangan seseorang yang kita cintai. Ketakutan-ketakutan yang tiba-tiba hadir menjelma dalam hatiku, ketakutan bahwa suatu waktu aku akan kehilanganmu. Apa aku sanggup? sementara seluruh hidup sudah kuberikan untukmu?Aku sering meyakinkan diriku sendiri bahwa semua akan baik-baik saja. Mungkin dengan melepasmu maka semua akan kembali normal, kehidupanku juga kehidupanmu. Namun tidak dengan perasaan ini, rasa yang mungkin akan selamanya mengendap dalam hatiku.Jika kau pernah mencintai seseorang sepenuh hatimu, aku yakin kau pun tak akan sanggup melawan kenyataan yang suatu saat memaksamu harus kehilangan seseorang itu dari hidupmu.
Buku ini adalah buku primer untuk memasuki pemikiran Foucault. Termuat di dalamnya serangkaian perbincangan bersama Foucault yang menginstruksikan sejumlah karya penting yang pernah ditulisnya, seperti The Order of Things (1966), The Archaeology of Knowledge (1969), Discipline and Punish (1975), dan History of Sexuality (1976).Melalui perbincangannya, Foucault memperjelas fokus lingkungan politik dan intelektual tempat karya-karyanya lahir sehingga terurailah keruwetan yang biasanya menyertai penggunaan istilah dan konsep yang sering disalahpahamkan dan polemis, seperti strukturalisme dan post-Marxisme. Di sini terangkatlah permasalahan penting, yakni power/ knowledge, yang merupakan tema fundamentalnya dalam studi historis atau genealogi ilmu kemanusiaan suatu penelusuran silsilah hubungan determinatif antara pemikiran filsafat dan sejarah faktual. Itu semua diungkap dengan bahasa yang informal dan langsung sehingga buku ini pun bisa menjadi pengantar yang baik dan tidak menggurui ke dalam karya Foucault yang dikenal rumit.
[NOTE] Buku Mulai Terbit Tanggal 10 Oktober 2012 Diangkat dari kisah nyata!!Sejak kecil, Sotaro menderita penyakit yang belum ada obatnya hingga harus melewatkan hampir seluruh waktunya di ranjang rumah sakit. Sebuah harapan baru muncul di tengah keputusasaan. Ditemani oleh Yuko, mamanya yang amat menyayanginya, Sotaro kemudian terbang ke Amerika untuk menjalani operasi transplantasi multi organ secara serentak.Inilah kisah perjuangan hidup Sotaro Kakumu dan Yuko Kakumu yang menginspirasi kehidupan banyak orang!!
Wira membenci hujan. Hujan mengingatkannya akan sebuah memori buruk, menyakitinya.... Agar bisa terus melangkah, Wira meninggalkan semuanya. Ia meninggalkan kota tempat tinggalnya. Meninggalkan mimpi terbesarnya. Bahkan, meninggalkan perempuan yang disayanginya. Namun, seberapa pun jauh langkah Wira meninggalkan mimpi, mimpi itu justru semakin mendekat. Saat ia sedang berusaha keras melupakan masa lalu, saat itulah ia bertemu Kayla. Pertemuan itu mengubah segalanyaSebuah novel tentang melepaskan mimpi di bawah hujan. Tentang cinta yang diam-diam tumbuh bersama luka. Juga tentang memaafkan diri sendiri.Orizuka (nama asli Okke Rizka Septania) adalah pengarang novel remaja yang telah menghasilkan 14 karya. Satu di antaranya yaitu Summer Breeze telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2008. Lahir di Palembang dan besar di Cirebon, penggemar thriller ini senang mempelajari bahasa asing. Selain menulis, di waktu luang ia gemar membaca, menonton, mendengarkan musik serta fangirling bersama para Kpoppers.
Penerbitan buku ini adalah momentum yang tepat dalam rangka memperingati Satu Abad Kebangkitan Nasional. Satu abad yang lalu, pemoeda-pemoeda Indonesia mengikrarkan diri dalam satu tekad; Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa: Indonesia. Tekad ini kemudian dikenal dengan nama Sumpah Pemoeda. Buku ini selayaknya ditempatkan pada konteks pemupukan kesadaran nasional atau pengabdian kepada nusa dan bangsa; sikap yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan sendiri dan golongan; dan penguatan mentalitas anak bangsa di tengah persoalan yang menghimpit bangsa dewasa ini. Itulah sebabnya, Slamet Muljana, penulis buku ini, mewajibkan nasionalisme atau kesadaran nasional menjadi pendidikan pokok dalam sejarah Indonesia, yang bukan untuk dihafalkan, melainkan untuk dihayati.