Pandu merasa dirinya terbelenggu, sisi personal dan imajinasinya tidak dapat ia kembangkan. Keinginannya ingin memiliki kekasih penulis tapi justru dipertemukan dengan Pasa, wanita yang mampu memberikan bahasa cinta untuk dunianya. Dan, secara tiba-tiba wanita di masa lalunya datang. Ketertarikan emosional seperti apa yang terjadi pada ketiganya?Sebuah genre fiksi romance dengan balutan lifestyle urban. Cerita di dalam cerita. Kisah ini seperti member sudut pandang kepala pembaca untuk mencari penulisnya. Pelepasan rasa dengan AKSARA.
Buku ini merupakan panduan ringkas dan mudah diikuti yang mendukung rencana kesehatan Anda dengan menjelaskan pengobatan kanker ovarium dari awal sampai akhir. Buku ini memandu Anda mengambil keputusan pengobatan, menyederhanakan jadwal rumit yang harus Anda jalani, dan menyediakan kiat yang bermanfaat untuk membantu Anda menyusun rencana perawatan. Bekali diri Anda dengan informasi yang akurat dan mudah dipahami yang memberi Anda kemampuan untuk berpartisipasi secara percaya diri dalam pengambilan keputusan mengenai perawatan dan pengobatan.Tentang Seri Buku IniMengetahui bahwa Anda atau seseorang yang Anda cintai menderita kanker sangat menghancurkan perasaan, dan merasa putus asa dan tak berdaya adalah respon langsung yang umum. Panduan untuk pasien dari Johns Hopkin ini dirancang untuk mengurangi kecemasan Anda, membekali Anda dengan informasi, dan memungkinkan Anda untuk memahami pilihan pengobatan Anda. Setiap buku dalam seri ini didedikasikan untuk jenis kanker tertentu. Informasi ini ada untuk membantu meringankan beban Anda dan membantu Anda menjadi peserta aktif dalam perawatan Anda. Kanker jarang memungkinkan kita untuk mengambil pengalih perhatian dari kehidupan, dan menawarkan panduan tentang bagaimana untuk melanjutkan hidup sementara bekerja keras untuk sembuh adalah bagian dari hasil yang kami harap dapat membantu Anda mencapainya.***'Dr. Bristow dan Dr. Salani telah melakukan pekerjaan luar biasa karena telah membekali penderita kanker ovarium dan keluarganya dengan sesuatu yang sangat mereka butuhkan; pendekatan yang ditulis dengan baik dan matang guna menghadapi semua aspek kanker ovarium dari perspektif penderita.- Laurel W. Rice. MDProfesor dan Kepala The University of Wisconsin School of Medicine and Public Health
Sangatlah melegakan dan membanggakan bahwa dalam keterpurukan yang sedang dialami oleh bangsa kita, muncul seorang intelektual muda, Yudi Latif, yang mampu menjabarkan dan memperkaya Pancasila sampai pada akar-akar sejarahnya. Buku ini patut disebarluaskan dan dijadikan bacaan wajib bagi setiap warga negara Indonesia. Kwik Kian Gie Ekonom, Penggerak Pendidikan dan Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Buku ini menunjukkan posisi dan kelas Yudi Latif sebagai intelektual-aktivis yang memiliki panggilan moral-intelektual tinggi untuk memantapkan Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia dengan pendekatan ilmiah. Saya yakin buku ini akan menjadi karya klasik yang selalu bisa jadi rujukan siapa pun yang ingin mengenal dan mendalami jati diri bangsa Indonesia. Buku ini wajib dimiliki dan dibaca oleh para aktivis sosial, politisi, dan penyelenggara pemerintahan.Prof. Dr. Komaruddin Hidayat Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dalam buku Negara Paripurna ini, Yudi Latif tidak hanya menunjukkan keluasan pengetahuan namun juga kejernihan dan ketajaman seorang intelektual merdeka yang dilahirkan bangsa ini. Membaca buku ini, kita disadarkan bahwa para pendiri bangsa, dengan keluasan wawasan, ketulusan niat, kesungguhan mencapai yang terbaik serta tanggung jawabnya kepada nusa dan bangsa, telah mewariskan kepada kita suatu dasar falsafah dan pandangan hidup negara yang begitu visioner. Sebuah buku yang bisa menjadi lentera untuk memandu bangsa ini keluar dari kegelapan dan keterpurukan. Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Pendiri Maarif Institute Yudi Latif mampu menafsirkan Pancasila secara kontekstual dan sarat dengan napas pluralisme dan inklusivisme. Ketuhanan Yang Maha Esa dia reword menjadi Ketuhanan yang Berkebudayaan. Pancasila menjadi begitu hidup! Buku ini sungguh wajib dibaca oleh berbagai kalangan profesi, dihayati, dan kemudian kita jalani dalam kehidupan sehari-hari. Sudhamek AWS Ketua Majelis Buddhayana Indonesia
Tidak biasanya Tami malas bermain dan makan. Rupanya, Tami terserang sariawan. Beberapa obat sudah diminum, tapi sariawan Tami belum juga sembuh. Adakah obat alami untuk mengobati sariawan Tami? Cari tahu dalam buku ini,yuk!
Baru kali ini aku masuk ke sekolah di mana ada murid laki-laki di dalamnya, dan ada dua yang langsung menarik perhatianku. Mereka tampil berbeda ketimbang lainnya. Mungkin aku jatuh cinta, tapi seakan di luar sana ada yang jauh lebih memperhatikanku meski ia selalu menyangkal perasaan itu. Aku tak bisa mengerti cinta mana yang sebenarnya kupilih dan memilihku. -------- Far Choinice, pernah berkolaborasi menulis novel bersama Mursal Fahrezi berjudul Malaikat untuk Kim Na Na. Silakan berinteraksi via facebook: Far Choinice, twitter: @Hyunyoung54, atau email: Hyunyoung54@yahoo.com.
Pedang pusaka kebijaksanaan merupakan sebuah ulasan yang menelanjangi senandung pencerahan, sebuah naskah Chan yang sangat termasyur yang membahas metode dan sikap yang tepat dalam latihan.Dalam buku ini, yang disusun dari serangkaian ceramah yang disampaikan dalam beberapa retreat/ meditasi intensif, Acarya Sheng Yen memberikan nasihat dan bimbingan berharga bagi mereka yang mempraktekkan meditasi Chan. Kata-katanya bak air dingin yang memberikan penyadaran yang segar terhadap filosofi yang tak lekang oleh masa, yang akan membawa manfaat bagi siapapun yang tertarik pada agama Buddha.Kebijaksanaan sekeras dan sekokoh intan,setajam pedang pusaka yang tiada taranya.Kebijaksanaan menembus segalanya.
Kisah-kisah dari Negeri 1001 Malam selalu membuat kita terkesima. Petualangan Sindbad, Kisah Ali Baba, Cerdiknya Aladdin, dan lain sebagainya. Kisah-kisah tersebut didongengkan kembali oleh Val Biro yang mampu menyajikannya secara menarik. Petualangan yang penuh dengan rintangan ajaib, penyihir jahat, kebijaksanaan seorang hakim, atau lampu ajaib pasti mampu menyihir imajinasi anak-anak saat diceritakan kisah-kisah dari buku ini.
Straight to target. Lember demi lember buku ini akan mengasah imajinasi kita dalam fantasi yang luar biasa; menyajikan sisi emosi yang tak terlupakan dalam konflik percintaan terlarang antara makhluk cahaya dan makhluk kegelapan.Seharusnya, cahaya dan kegelapan yang berpendar dari tubuh keduanya yang berasal dari bangsa berbeda akan saling menyakiti. Namun, yang terjadi pada pertemuan keduanya sungguh tak terduga.Faye memejam, bersiap merasakan sakit ketika kegelapan pekat Eugene menyentuh pipinya. Namun beberapa detik telah berlalu dan tak ada rasa sakit sama sekali. Gadis itu termangu. Ia sama sekali tak merasakan sakit ketika devoile itu menyentuh kulitnya.
Belajar bahasa Inggris lewat cerita mengasyikkan lho.Baca buku ini. Ternyata bahasa Inggris dan dapat pelajaran berharga dari cerita ini.Ceritanya juga bagus. Burung dara bermain di udara, semut bermain di daratan. Akankah mereka bertemu? Ya, mereka akan bertemu dan saling menolong. Kok bisa ya? Nah, kalian pasti penasaran. Ayoo...miliki buku ini! Tunggu apa lagi?
Pasti enak, ya, kalau kita memiliki kebun sayur di belakang rumah. Kalau ibu mau memasak sayur, tinggal petik, deh. Nah, itulah yang ingin dibuat ayah Putri. Mereka ingin memiliki kebun sayur organik di kebun belakang rumah mereka. Putri ingin sekali membantu ayahnya tapi Putri geli melihat cacing-cacing yang kata ayahnya berguna menyuburkan tanaman sayur mereka. Tidak hanya itu, Putri pernah menemukan ulat di sayuran yang mereka makan. Kata ayahnya, tidak apa-apa. Ih, bagaimana, sih, ayah Putri? Lain lagi kisah Vitri. Sejak melihat Eyang Andar membawa tas dari bekas kemasan kopi, Vitri jadi suka mengumpulkan bekas kemasan mi. Apakah kemasan mi bisa dibuat tas? Baca, yuk, kisah seru mereka!
Jean-Baptiste Grenouille dilahirkan tanpa bau tubuh, namun memiliki indra penciuman yang luar biasa. Ia mampu memilah-milah seluruh bau yang ada. Dari seorang ahli parfum ternama, ia mewarisi seni meramu berbagai minyak dan tumbuhan. Namun kegeniusannya telah melampaui itu semua. Setelah mencium aroma seorang perawan, ia terobsesi untuk menciptakan parfum terbaik yang pernah ada. Obsesi yang mengubahnya menjadi seorang pembunuh. Pembunuhan berantai yang misterius terjadi. Dua puluh lima gadis perawan tewas mengenaskan. Pakaian dan rambut serta kulit kepala mereka hilang. Tubuh mereka benar-benar layu, seolah tak pernah hidup sebelumnya. Seakan seluruh daya hidup yang pernah ada telah terisap tak bersisa. Semua pembunuhan identik. Dilakukan dengan amat rapi dan terencana. Masterpiece seorang seniman yang genius.*****Sebuah novel yang orisinal dan mengagumkan. People"Kuat dan menghanyutkan." Time Magazine"Fantasi yang cerdas dan sungguh memikat." Daily Telegraph
Sesuai dengan judulnya, Integrasi Bangsa dalam Bingkai Keindonesiaan, buku ini memaparkari peran sejarah dan ilmu sejarah dalam merajut keindonesiaan.Gagasan mengenai Indonesia sebagai wujud suatu negara-bangsa memang baru muncul pada awal abad ke-20, tetapi proses ke arah sana telah berlangsung sejak berabad-abad silam ketika kepulauan yang disebut Nusantara itu masih menjadi wilayah-wilayah mandiri. Memang. wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bekas wilayah kolonial Belanda, namun keindonesiaan bukan pemberian kolonial, melainkan kesadaran anak-anak bangsa yang ditempa oleh kesamaan nasib, kesamaan sejarah. dan kesamaan cita-citn. Oleh karena itu kesadaran mengenai keindonesia harus senantiasa dipupuk dengan salah satunya pemahaman mengenai masa lalu, mengenai keragaman, dan mengenai cita-cita. Di sinilah peran sejarah dan ilmu sejarah.Buku ini juga berbicara mengenai "Pemekaran Wilayah"; "Pahlawan Nasional"; "Hari Jadi Kota/Kabupaten"; dan "Pendidikan Sejarah", yang merupakan masalah kekinian nam,un memiliki keterakaitan dan benang merah masalah keindonesiaan.
MEMOAR PULAU BURU DALAM SKETSAGregorius Soeharsojo Goenito adalah seorang seniman yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Setelah belajar kesenian di I'erguruan Taman Siswa, Madiun, ia melukis. bermusik, bermain drama dan teater bareng Lembaga Kesenian Rakyat (Lekra) pada paruh pertama 1960 an. Imbas dari peristiwa 1965 membawanya "lugas belajar" dari penjara ke penjara hingga akhirnya ia diasingkan di Pulau Buru oleh rezim Orde Baru.Sepuluh tahun ia menjalani pengasingan sebagai tahpol di Burn (1969-1979). Di bawah komando Badan Pelaksana Resettlement dan Rehabilitasi Pulau Buru (Bapreru), Gregorius bersama para tahpol lain harus menghadapi siksaan, mengalami kerja paksa, juga memendam rasa rindu kepada keluarga. Sulit. Tetapi, Gregorius mencoba sabar dan percaya bahwa manusia punya ketegaran inasing masing untuk tetap bertahan.Di tengah siluasi sulit itulah bahan memoar tiilisan Han sketsa ini lahir. Gregorius mengekspresikan memori, his tori, dan perenungannya sebagai tahpol dalam tulisandan sketsa ini tidak lianya dengan ma rah dan meratap, tetaj)i juga dengan meiiertawainya. "Aku tak ingin mengenang Pulau Burn sebagai kenangan paliit, nyatanya setiap jalan menuju cita-cita tak selalu indah," tuturnya.
"Ini tahun terakhir saya di SMP. Dengan segala ke-labilan khas anak remaja SMP, semua orang sibuk belajar buat UN.Tetapi rasanya saya agak salah fokus. Duduk di kelas berisi makhluk-makhluk aneka rupa - saya nggak bisa nggak bikin cerita tentang kelas sableng ini.Lagipula, sekolah nggak cuma buat nilai aja, kan?"
Hindari kegagalan dan panik mengerjakan ujian mulai sekarang. Pelajari tip dan trik cara belajar efektif. Buku ini memberimu ilmu agar bisa berhasil dan tenang menghadapi ujian. So, bye-bye stress!- Cara memaksimalkan potensi otak.- Trik melatih ingatan.- Gaya baru ketika mengulang pelajaran--visual mapping.- Tip meningkatkan rasa percaya diri.- Langkah-langkah untuk menghilangkan rasa stres.Buku ini dilengkapi pula dengan ilustrasi menarik sehingga trik belajar efektif dapat diserap dengan mudah.***Pujian untuk workshop pendidikan Dr. Eva J. Hoffman"... Kunci untuk belajar yang mudah dimengerti oleh semua umur."- David Orr, pendidik, Instruktur International Buzan Centres"Saya belajar beberapa latihan yang membuat saya lebih rileks dan berhasil menyingkirkan tekanan-tekanan. Ini sangat berguna karena Dr. Hoffman mengatakan bahwa stres tidak baik untuk belajar."- Martin, 10 tahun, murid asal Middlewich - Inggris"Saya kagum dengan ide belajar dari Dr. Hoffman. Dia begitu mencintai dunia pendidikan yang digelutinya."- Celia Abellegro, pengajar di Buenos Aires - Argentina
Dia cinta pertamaku. Dia cinta masa kecilku.Dia cinta gilaku. Dia kedipan mataku.Dia cinta monyetku. Dan dia adalah cintaku selamanya. Dia dulu dekat, tapi selalu menjauh. Kini dia dekat, tapi terasa jauh.Dulu dia tampan, sekarang dia jauh lebih tampan. Dulu dia songong, sekarang dia semakin songong. Dulu dia menolakku, sekarang pun juga. Dulu aku tidak pernah menyerah untuk mendekatinya, sekarang pun sama.Menjinakkannya itu lebih susah daripada menjinakkan singa yang mengamuk.Tapi aku tidak akan pernah menyerah.ItuDia***Kak Melvin lucu deh!Aku terus mengejarnya.Dia pun mulai ketakutan
"Scene 40 take 4!"Semua hening dan camera rolling.Tiga puluh detik berlalu.Enam puluh detik berlalu.Tiga menit berlalu."CUTTTT!!!! LO NGAPAIN LAGI SIH, CONG?" tanya Sutradara emosi."Penghayatan, Men. Bunuh orang kan gak gampang. Nyawa orang itu berharga.""Lha, tukang bajaj kemaren?""Itu sih gue laper," ujar Pocong tanpa merasa bersalah."GAK PAKE PENGHAYATAN, CONG. BUNUH AJA LANGSUNG! INGET, TIGA PULUH DETIK!!""Kayaknya gue gak bisa.""KENAPAAAAAAAAAAA???""Nih ya gue jelasin. Waktu Christine Hakim main di Pasir Berbisik, untuk menyiapkan mental adegan bunuh orang, dia butuh enam jam, Men.""TRUS, MAU LO APA?""Gue butuh dua belas jam.""LAKUIN SEKARANG! LAKUIN SEKARANG JUGA! LAKUIN ATO GUE SURUH SEMUA ORANG DI SINI NGAJI BIAR LO BERASEP!"Ketika dunia perfilman mengandalkan tokoh dari dunia lain untuk memerankan aktor utama, kehadiran sosok Pocong kemudian menghancurkan semua imajinasi para pembuat film. Ditemani sahabatnya, Babi Ngepet, Pocong akan membuat kita terbahak-bahak lewat kisahnya mempertahankan eksistensi di jagat industri film.
Buku ini adalah catatan seorang blogger narsis bernama Arham. Di sini dia bercerita tentang kehidupan sehari-harinya di Kendari, lalu saat merantau ke Jakarta, dan akhirnya pulang kampung lagi ke Kendari dalam gaya yang amazing inspiring fun thing sinthing!