"Viona, Ma? Selalu saja Viona. Aku sudah bilang, aku ini aku! Aku juga sudah memberikan yang terbaik untuk Mama; belajar, juara kelas, ikut les, tapi hasilnya? Mama tetap membanding-bandingkan aku dengan Viona.Zahra sebal. Dia selalu saja dibanding-bandingkan dengan Viona. Di mata Mama, Viona is perfect and Zahra is terrible. Padahal, Viona adalah adik tirinya. Kok, Mama sampai segitunya, sih, sama Zahra? Apa yang Mama inginkan dari Zahra? Terus, apa yang Zahra lakukan untuk membuktikan kalau dia lebih baik daripada Viona?Persaingan Zahra dan Viona terus berlanjut. Siapa pemenangnya? Jangan lewatkan novel ini! Novel yang bisa menginspirasi kalian untuk memunculkan potensi diri.
Kesendirian selalu mengajarkanku untuk terus bertahan. Hari-hari yang kujalani tanpa einta tidaklah buruk, atau setidaknya aku masih bisa menikmatinya bersama bunga-bunga yang indah ini. Mungkin aku yang terlalu sombong menutup hatiku sampai akhirnya aku tunduk pada cinta yang kau beri. Dan aku tak pernah mampu untuk melepaskanmu, bahkan ketika Tuhan memutuskan takdir yang berbeda. Apa kau masih mengingat saat pertama kali menyapaku? Atau tentang bunga-bunga yang begitu indah kau rangkai? Semua masih ada dalam batiku, semua masih terlihat nyata meski pada akhirnya takdir membuatku harus kembali lagi menerima kenyataan pahit, sendiri tanpamu.Cinta tak akan pernah berakhir, karena cinta selalu memiliki caranya untuk bisa dikenang. Dan aku selalu mengenangmu di tiap cara yang berbeda. Saat kau menyapa, saat itulah aku lekat untuk selamanya.
Penulis: Ammara Nashita, Khansa Azizah Sukmana, Shafira Salma Azzahra, Paramitha Hasna Khadija, & Rifa Atika YunusPutri punya kebiasaan buruk, yaitu susah bangun pagi. Hampir setiap hari ia datang terlambat ke sekolah. Putri sebenarnya sedih dan malu karena selalu dihukum dan ditertawakan. Untungnya, Bunda punya ide supaya Putri bisa belajar bangun pagi. Berhasilkah cara Bunda?
Putri Ziana mempunyai satu loyang cupcake yang sedikit hangus. Bolehkan ia menjualnya dengan harga biasa? Putri Adiba menjadi ketua kelas yang baru. Pantaskah ia berteriak-teriak memerintah teman-teman sekelasnya? Usaha Putri Niswah untuk mengatasi banjir pasang di kampung nelayan dicemooh masyarakat. Haruskan Putri Niswa menyerah karena tidak didukung rakyatnya?Tidak mudah menjadi pemimpin yang hebat. Banyak contoh dalam Al Quran dan Hadis yang menjelaskan kepribadian pemimpin ideal. Sembilan putri muslimah dalam kumpulan cerita ini menceritakannya dalam kisah yang menarik dan sederhana. Ayo, ikuti cerita-cerita seru yang dilengkapi ilustrasi cantik
Palupi Indriaswari Safitri. Itu nama lengkap Lupi. Tapi, teman-teman memanggilnya Miss Palopa. Tahu kenapa? Karena sifat Lupi yang sangat (ssttt jangan keras-keras) p-e-l-u-p-a! Sifat Lupi yang satu itu membuat ia harus mengalami berbagai kejadian konyol dan memalukan. Ia pernah berangkat ke sekolah pada hari libur. Ia pernah salah masuk kelas dan menjadi bahan tertawaan. Gara-gara lupa juga Lupi bertengkar dengan temannya. Lupi benci dijuluki Miss Palopa. Ia ingin dipanggil Lupi saja, atau Lupi titik, tanpa buntut apa pun. Lupi berusaha sekuat tenaga menghilangkan sifat pelupanya. Apabila ia tidak lagi pelupa maka teman-teman tidak lagi berhak memanggilnya Miss Palopa! Maka berbagai usaha dilakukan Lupi, mulai dari membuat neckbook (buku catatan kecil) sampai belajar mantera pemanggil benda. Tapi bisakah Lupi menghilangkan sifat pelupanya?
Cinta itu omong kosong!Omong kosong yang menyakitkan."Perjanjian kedua kita. Aku rasa kamu belum lupa,"bisiknya di telinga kananku.Dan aku membenci diriku sendiri yang terbuai dengan kata-katanya.Demi Tuhan yang telah mengatur detak takdirku...Sampai DIA mencabut nyawaku,aku akan selalu membenci pria itu.Pria berengsek bernama...Rafa Azka Putra Abyantara.
Cinta itu omong kosong!Omong kosong yang menyakitkan."Perjanjian kedua kita. Aku rasa kamu belum lupa,"bisiknya di telinga kananku.Dan aku membenci diriku sendiri yang terbuai dengan kata-katanya.Demi Tuhan yang telah mengatur detak takdirku...Sampai DIA mencabut nyawaku,aku akan selalu membenci pria itu.Pria berengsek bernama...Rafa Azka Putra Abyantara.
Calista ranking 1 di sekolah. Namun si ratu sekolah, Florence, bilang kalau itu tidak akan membuatnya populer. Vanessa, sahabat Calista, diam-diam ikut lomba Olimpiade. Calista yang ingin populer, merasa mendapat banyak rintangan dari sahabatnya. Apalagi Calista juga sempat gagal ikut kompetisi gitar.Setelah melalui banyak konflik dan perjuangan, Calista, Vanessa, dan Florence tampil bersama dalam acara pensi. Mereka mewakili sekolah, sebagai grup musik Casafrence.
Pencurian malam hari: 2Pencurian siang hari: 3Pencurian sendiri: 1Pencurian bersama-sama: 1Pencurian dengan pemberatan: 0Pencurian kendaraan bermotor: 1Sebatang kapur dan penghapus tergeletak di bawah papan tulis itu. Tampak benar telah sangat lama tak dipakai. Demikian minim angka-angka itu sehingga tak bisa dijadikan diagram batang, diagram kue cucur atau diagram naik-naik ke puncak bukit. Rupanya di kota ini, penduduknya telah lupa cara berbuat jahat. Mata Inspektur semakin sendu menatap papan tulis itu. Keadaan yang tenteram ini perlahan-lahan membuat polisi di dalam dirinya terlena, lalu terbaring, lalu pingsan, lalu mati. Inspektur sungguh khawatir. Wahai kaum maling, ke manakah gerangan kalian?Untuk pertama kalinya, Andrea Hirata menulis novel dalam genre kejahatan. Pembaca akan berjumpa tokoh-tokoh unik dengan pikiran menakjubkan, yang mudah bahagia dengan hal-hal sederhana
Udah susah-susah menata hati buat move on, Alunamalah ketemu lagi dengan Arzello, mantannya. Bahkan, mereka tergabung di satu organisasi kampus. Sering ketemu itu pasti, tap iapa mungkin bisa dekat lagi? Sepertinya nggak akan mudah.Aluna masih menyimpan trauma yang besar karena perpisahan orang tuanya. Iajadi takut banget pacaran lagi. Sebegitu takutnya akan sebuah hubungan, Aluna diharuskan menemui psikolog.Dengan beban seberat itu, mampukah seorang Arzello meyakinkan Aluna buat balikan? Atau, Arzello akan kembali kehilangan Aluna untuk kali kedua?
Panduan Hidup Bersama Al-Qur'anTafsir AI-Mun/r adalah hasil karya tafsir terbaik yang pernah dimiliki umat Islam di era modern ini. Buku ini sangat laris di Timur Tengah dan negara-negara Jazirah Arab. Karya ini hadir sebagai rujukan utama di setiap kajian tafsir di setiap majelis ilmu. Secara bobot dan kualitas, buku ini jelas memenuhi hal tersebut.Dalam karya fenomenal Prof. Dr. Wahbah Zuhaili ini, Anda akan mendapatkan pembahasan-pembahasan penting dalam mengkaji Al-Qur'an, meliputi hal-hal berikut.� Metode penyusunan tafsir ini, berdasar pada metode tafsir bil-ma'tsur dan tafsir bir-ra'yi.� Ada penjelasan kandungan ayat secara terperinci dan menyeluruh.� Dijelaskan sebab turunnya ayat (asbabun nuzul ayat).� Di setiap pembahasan ayat, diperincikan penjelasan dari segi qiraa'aat, i'raab, balaaghah, dan mufradaat lughawiyyah.� Tafsir ini berpedoman pada kitab-kitab induk tafsir dengan berbagai manhaj-nya.� Tafsir ini menghapus riwayat-riwayat Israiliyat.
Yasmin mempunyai empat sahabat yaitu Melisa, Karrina, Nico dan Angga. Bagi sahabat-sahabatnya Yasmin adalah gadis yang manis, cantik, baik hati sekaligus seorang sahabat yang menyenangkan. Mereka selalu bersama-sama di mana pun berada, namun tidak sekarang, keadaan berbeda dengan dulu yangmereka lalui bersama.Yasmin sedang sakit dan penyakitnya cukup parah, namun Yasmin tetap tabah dengan apa yang ia alami, keempat sahabatnya turut merasakan apa yang Yasmin rasakan, mereka tidak ingin Yaskin menghadapi sendiri. Semangat, dukungan dan kasih yang tulus dari sahabat-sahabatnya membuat Yasmin mampu tersenyum dalam melawan penyakitnya.Sembuhkah Yasmin dari penyakitnya? Lalu ada apa dengan Melisa yang tiba-tiba ke Bali?TENTANG PENULISNamaku Ajeng Sastra Puspita dan biasanya dipanggil Ajeng. Lahir di Surabaya, 26 Juli 1998. Saat ini aku sedang sekolah di SMPBN 180 Jakarta Timur. Hobiku berenang, basket dan menulis. Dari hoby menulis ini akhirnya tulisan Senyum Yasmin ini pun berhasil diterbitkan dalam bentuk buku dan menjadikanku sebagai salah satu Penulis Cerdas Anak Indonesia (PACI). Untuk lebih kenal denganku bisa ke twitter @ajengstrr atau FB: ajeng sastra. Maju terus anak Indonesia.
Kredo Poros Maritim Dunia menyegarkan kembali dunia kelautan Indonesia yang berpotensi menggemparkan dunia. Negara-negara dengan wilayah lautan luas seperti Cina, Jepang, dan Amerika Serikat tentu menunggu bagaimana sejatinya pemikiran Joko Widodo selaku Presiden ke-7 Republik Indonesia itu. Fakta-fakta sebagai negara maritim terbesar kedua dunia menjadi latar pemikiran dalam buku ini. Selama berabad-abad silam penguasaan terhadap Selat Malaka membawa Sriwijaya dan Majapahit berjaya sebagai penguasa perdagangan di Asia Tenggara. Potensi kekayaan alam di laut kita mestinya mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian. Ironisnya saat ini justru banyak orang dari negerilain yang memanfaatkan kekayaan laut nusantara secara legal maupun ilegal, padahal jutaan rakyat Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Dengan balutan sejarah kemaritiman nusantara dan paparan tentang potensi kelautan kita, buku ini akan memperkaya khazanah historis nasionalisme Indonesia. Karya ini menjadi penting untuk dibaca khalayak umum, dari yang sekadar ingin tahu atau siapa pun yang memiliki keinginan untuk terlibat membangun keunggulan bidang kelautan dan kemaritiman kita.
"Kemarin, emakku cerit bahwa di bawah rimbunan semak itu, ada hantu sungai. Kita akan ditelannya ke dasar sungai dan baru dikembalikan setelah jadi mayat""Hiii..., "Yah, Azimah, dan Tary bergidik.Meskipun demikian, setelah makan, mereka tetap saja berenang dan melupakan kisah hantu sungai yang tadi diceritakan Neti. Lihat! mereka tampak gembira menikmati sejuknya air sungai!"Tolooooog! Aku ditarik! Hantu itu menarikku!"Neti berteriak ketakutan.Neti mulai hanyut.Ketiga temannya panik.Benarkah Neti ditarik oleh hantu sungai?
No. OSIS : 119657885XXX0Nama : Desta Aletea SabarnoStatus : Ketua Kelas III B SMP N 11 (anak pertama dari 9 bersaudara -- untuk sementara)Umur : 16 tahunAlamat : Jln. Tawon Ndas (kumbang yang biasa menyengat kepala manusia)Bintang : GeminiKelas III B, kelas yang sekarat! - Dewan Sekolah -Semua metode belajar yang diterapkan di kelas III B, gagal! - Semua guru bidang studi -Kelas III B seperti virus! Demi dunia pendidikan, kelas III B harus dikarantina agar tidak menular! - Tetangga kelas -Usia harapan hidup di kelas III B, sangat tipis! - Dinas kesehatan yang pernah mengunjungi sekolah -Menerima mereka sebagai murid, merupakan kesalahan terbesar yang pernah dibuat sekolah ini! - Kepala Sekolah -Horeee sudah satu semester aku jadi siswi kelas III B dan celakanya, aku jadi ketua kelas di kelas yang diberi label do not cross. Semua masalah di sekolahku berasal dari kelasku. Tidak mudah memimpin teman-teman kelasku yang semuanya bermasalah. Sebagai anak sekolah, kami terbelakang. Sebagai remaja penerus generasi bangsa, kami tidak bisa diharapkan.Kelas III B harus berubah! Dan perubahan itu harus dilakukan sekarang karena saat ini kami hidup di semester terahkir. Diperlukan tekad, kerja keras, kelucuan dan kebersamaan untuk mengubah citra kelas III B. Dan di puncak keremajaan ini, kami juga harus berjuang untuk jadi dewasa. Jadi kami harus melakukan apa yang dilakukan burung rajawali yang berusia 40 tahun, agar kami mendapatkan nyawa ke-2 kami.Ada kalimat yang tidak mudah untuk diucapkan tapi kami akan mengucapkannya,I LOVE III B
Buku ini merupakan lanjutan dari buku sebelumnya, sangat baik bagi anak Indonesia umumnya dan para pemerhati pendidikan secara khusus. Nilai lebih buku pertama dan kedua ini adalah mempunyai arah yang jelas, yaitu membawa anak pada pemahaman pengetahuan secara visual bentuk, warna, tampilan, dan pasti melibatkan nalar dalam membaca, menghitung, dan mengidentifikasikan semua sajian per halaman.Siprianus Emanuel - Guru SD dan SMPSaya sudah memiliki buku pertama Senang Membaca, Menulis dan Mewarnai A I U E O karya Veronica dan Yan Seran. Ini adalah buku kedua, isinya sangat baik dan nyambung dengan buku pertama. Seperti inilah seharusnya buku-buku dasar ilmu pengetahuan yang dimiliki anak-anak Indonesia.Indri - Ibu rumah tanggaAnak membutuhkan warna yang menarik, bentuk gambar yang unik, dan bunyi bahasa yang membuat mereka tidak mudah melupakannya. Semua yang ada dalam buku ini adalah upaya untuk memenuhi keinginan itu. Harapan kami, buku ini menjadi referensi untuk dimiliki oleh semua orang tua dan pemerhati pendidikan dasar anak.Sr. Maria Yasintha Hoar Asa, RVM - Pemerhati PAUD"