GAME OVER CLUB: Falling in Love

SinopsisSial buat siapa aja yang jadi target Game Over! Dia bakal dibikin jatuh cinta sama anggota geng rahasia yang isinya cowok-cowok SMA Tabula Rasa. Mereka ganteng, tinggi, keren, pokoknya kriteriayang sempurna banget, sayangnya, nakal dan preman! Walau preman, mereka jago berkelahi. Kali ini yang menjadi target taruhan geng itu bernama Vera Harmonita, murid angkatan baru. Hobinya ngintipin cogan yang lagi manasin motor di garasi rumah, namanya Sean. Kenapa Vera suka sama Sean? Karena dia gan Eh, tapi, ada gosip menyebar bahwa Sean masuk dalam pemain Game Over. Vera mulai khawatir. Apakah mungkin, akhir-akhir ini Sean mendekatinya karena misi itu? Mungkinkah Sean tega menjatuhkannya dengan begitu keras, setelah melambungkanperasaannya tinggi-tinggi?Keunggulan BukuGame Over ber-viewers lebih dari 2 juta dengan pertumbuhan jumlah viewers sekitar 1 juta per bulan.Follower Sirhayani: WP: 248K, IG: 18,1K (Desember 2019)Sirhayani merupakan penulis buku best seller True Stalker (2017) Alurnya bener-bener enggak ketebak! Aku mikir A, eh, ternyata B. Bahasanya gampang dimengerti, ceritanya enggak mainstream! Tipe cerita yang enggak bisa dilupain walau bacanya udah lama.Alealeswift, pembacaPertama kali aku nemuin cerita ini karena penelusuran di kolom rekomendasi. Eh, beneran bagus dan membuat kecanduan! Begitu baca satu part, malah ketagihan terus, scroll terusss, dan enggak kerasa sampai part akhir.Putridjia, pembaca

Sosiologi Hukum : Kajian Hukum secara Sosiologis

Sosiologi Hukum bertujuan menjelaskan secara praktis bekerjanya sosiologi hukum. Kajian sosiologi hukum tidak hanya mengkaji hukum secara normatif, akan tetapi dikaitkan dengan gejala sosial yang ada dalam masyarakat. Hal ini berkaitan dengan anggapan bahwa hukum lahir dari kontrak sosial, yakni kesepakatan yang dibuat oleh anggota masyarakat untuk mempertahankan nilai. Tiada hukum tanpa masyarakat. Karena hukum tercipta dan diciptakan oleh masyarakat untuk dijadikan pedoman bertingkahlaku anggota masyarakat dalam hubungannya dengan sesamanya. Selain itu, tentunya untuk menjaga keutuhan masyarakat itu sendiri. Selanjutnya, karena masyarakat mempunyai ciri dan pengalaman yang berbeda-beda, hukum pun akan berbeda-beda pula dalam setiap masyarakat. Hal ini disebabkan masyarakat mempunyai kebutuhan-kebutuhan dan nilai-nilai yang berbeda-beda. Perkembangan dari masyarakat itu sendiri selanjutnya berkaitan dengan perubahan-perubahan hukum yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.Sosiologi hukum mengkaji hukum yang hidup dalam masyarakat. Apakah hukum yang dipakai oleh anggota masyarakat tersebut sesuai atau tidak dengan hukum positif yang berlaku? Jika hukum positif tidak dijalankan, mengapa bisa demikian? Sebagai contoh kita perhatikan rambu lampu pengatur lalu lintas. Menurut aturan (hukum) lampu kuning hati-hati atau pelan-pelan karena sebentar lagi akan menyala lampu merah dimana kendaraan harus berhenti. Akan tetapi justru pada umumnya kita melihat ketika lampu kuning menyala, kendaraan pada umumnya tancap gas. Malah jika ada kendaraan yang pelan-pelan akan diklakson oleh kendaraan yang berada di belakangnya. Polisi juga tidak bereaksi pada kejadian tersebut. Ini menunjukkan bahwa hukum yang berlaku dalam masyarakat tidak sesuai dengan hukum positifnya. 

Tan Malaka: Dari Penjara ke Penjara

"Buku ini saya beri nama Dari Penjara ke Penjara. Memang saya rasa ada hubunganya antara penjara dengan kemerdekaan sejati. Barang siapa yang menghendaki kemerdekaan buat umum, maka ia harus sedia dan ikhlas untuk menderita kehilangan kemerdekaan diri-(nya) sendiri." (Tan Malaka)Tan Malaka menulis buku Dari Penjara ke Penjara dalam dua jilid terpisah. Jilid pertama menuturkan tentang pergulatannya di penjara Hindia-Belanda dan Filipina. Sedang jilid kedua menceritakan tentang "perjalan"-nya dari Shanghai, Hongkong, hingga kembali ke tanah air. Dalam buku ini, kedua jilid tersebut dirangkum menjadi satu.Meski berada di balik jeruji, Tan Malaka tetap berusaha "mendobrak" semangat perjuangan rakyat Indonesia. Baginya, barang siapa yang ingin menikmati hakikat kemerdekaan secara utuh, maka harus ikhlas dan tulus menjalani pahit serta getirnya hidup terpenjara.Buku Dari Penjara ke Penjara yang ditulis tahun 1948 ini di tahbiskan oleh majalah Tempo sebagai salah satu buku yang paling berpengaruh atau memberikan kontribusi terhadap gagasan kebangsaan.***Tan Malaka lahir di Suliki, Sumatra Barat tahun 1897. Setelah tamat sekolah, ia melanjutkan pendidikannya di Harleem, Belanda pada 1913, Enam tahun kemudian ia kembali ke Indonesia untuk menjadi guru bagi anak-anak kaum buruh perkebunan di Sumatra. Tahun 1921, ia mulai dekat dengan kehidupan politik. Sejak saat itu ia terlibat aktif dalam aksi-aksi mogok maupun perlawanan buruh di beberapa tempat. Akibatnya ia sempat dibuang ke Kupang tahun 1922. Selain itu, ia juga sempat meloloskan diri ke Filipina dan Singapura.

Shalat Ahli Makrifat : Seputar Makna Batiniah Gerakan & Bacaan dalam Shalat

Shalat dan juga semua ritus ibadah lainnya memiliki aspek batin, inti, dan hakikat yang berbeda dari bentuk dan aspek lahiriah. Kebenaran pernyataan ini bisa dipahami dari salah satu hadis Nabis saw. berikut ini: "Dua orang dari umatku mengerjakan shalat. Rukuk dan sujud mereka sama, tetapi di antara shalat mereka berdua ada perbedaan sejarak langit dan bumi."Bagi ahli makrifat, shalat adalah kendaraan (buraq) dan tangga mikraj menuju hadirat Allah. Selama shalat seseorang masih berupa "bentuk shalat" dan tidak sampai pada batin dan rahasianya, maka ia masih tetap sekadar "bentuk manusia" dan tidak sampai pada hakikat manusia.Ada kalnya ibadah-ibadah yang telah kita lakukan selama lima puluh tahun atau lebih---sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi saw.---tidak berpengaruh baik pada hati kita, namun justru memperburuknya. Dan karena itu pula shalat yang selama ini kita lakukan, yang semestinya mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar tidak pernah mengantarkan kita ke salah satu maqam kerjernihan. Padahal, setiap ibadah dalam Islam semestinya memiliki pengaruh yang membekas di dalam hati, karena adanya jalinan dan hubungan alamiah antara dimensi lahiriah dan natiniah manusia, antara yang tampak dan yang tersembunyi.Aspek batiniah bacaan dan gerakan dalam shalat itulah yang dibahas dalam buku ini. Buku ini adalah "hadiah agung" dari Imam Khumaini kepada putranya, Ahmad, yang keduanya kini telah tiada. Warisan agung ini sangat pantas disimak dan terlalu berharga untuk dilupakan oleh setiap Muslim.

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?