Animal Farm-New

Suatu malam, Major, si babi tua yang bijaksana, mengumpulkan para binatang di peternakan untuk bercerita tentang mimpinya. Setelah sekian lama hidup di bawah tirani manusia, Major mendapat visi bahwa kelak sebuah pemberontakan akan dilakukan binatang terhadap manusia; menciptakan sebuah dunia di mana binatang akan berkuasa atas dirinya sendiri.Tak lama, pemberontakan benar-benar terjadi. Kekuasaan manusia digulingkan di bawah pimpinan dua babi cerdas: Snowball dan Napoleon. Namun, kekuasaan ternyata sungguh memabukkan. Demokrasi yang digaungkan perlahan berbelok kembali menjadi tiran di mana pemimpin harus selalu benar. Dualisme kepemimpinan tak bisa dibiarkan. Salah satu harus disingkirkan walau harus dengan kekerasan.Animal Farm merupakan novel alegori politik yang ditulis Orwell pada masa Perang Dunia II sebagai satire atas totaliterisme Uni Soviet. Dianugerahi Retro Hugo Award untuk novela terbaik (1996) dan Prometheus Hall of Fame Award (2011), Animal Farm menjadi mahakarya Orwell yang melejitkan namanya.Tentang PenulisEric Arthur Blair (George Orwell) adalah penulis kebangsaan Inggris yang lahir di India, sewaktu masa kolonial. Ia bersekolah di Eton dan pernah bekerja di kepolisian pada Indian Imperial Police di Burma (Myanmar). Pengalamannya tersebut mengilhami novel pertamanya, Burmese Days (1934). George Orwell meraih popularitas sebagai penulis lewat karyanya Animal Farm (1945) dan 1984 (1949).

BUDAYA ORGANISASI : Teori, Penelitian, dan Praktik

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tuntutan untuk mendalami suatu budaya organisasi merupakan hal yang tidak dapat ditunda-tunda. Fakta-fakta penelitian empiris menunjukkan bahwa budaya organisasi merupakan muara dari semua disiplin ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi yang makin menjadi gaya hidup (life style) organisasi perusahaan modern. Dengan demikian dalam persaingan global yang makin pesat dan terbuka, organisasi akan sangat berperan dalam pencapaian tujuan.Daftar Isi:Bab 1 PendahuluanBab 2 Sejarah dan Pendekatan Studi Kultur OrganisasiBab 3 Dasar-Dasar KonseptualBab 4 Kultur Organisasi dalam Sudut Pandang ManajemenBab 5 Manajemen Kultur dan Manajemen Perubahan OrganisasiBab 6 Kultur Nasional dan Subkultur OrganisasiBab 7 Keragaman Budaya pada Level Subnasional: Studi Kasus IndonesiaBab 8 Kultur Organisasi di Era GlobalBab 9 Penelitian KulturFITUR-FITUR BUKUBuku ini mengurai secara terperinci beberapa hal penting dalam teori dan praktik sehari-hari yang terkait dengan pengelolaan budaya organisasi dari berbagai sudut pandang manajemen, perubahan organisasi, kultur nasional, serta subkultur organisasi (keragaman budaya dan budaya organisasi) di era global dan penelitian budaya.TENTANG PENULISKusdi menamatkan jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya pada 1983, Magister bidang administrasi perusahaan Institut Administrasi Perusahaan (Institute d'Administration des Enterprises―IAE) Universite de Nice Sophia-Antipolis, Prancis, pada 1992, dan  gelar Doktor dari universitas yang sama pada 1996 dengan disertasi berjudul "Budaya, Praktik Managerial, dan Kinerja Perusahaan". Saat ini merupakan staf pengajar di Universitas Brawijaya dan beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia (Departemen Administrasi dan Komunikasi FISIP UI), Universitas Mercu Buana (Program Magister Manajemen), Universitas Atmajaya (Program Magister Manajemen), dan Untag Surabaya (Program Magister Manajemen). Selain aktif mengikuti seminar nasional dan internasional, baik sebagai peserta maupun pembicara, juga merupakan pendiri dan direktur utama SBU-Consulting, lembaga konsultan bidang manajemen dan teknologi informasi pada 20022007, dan sejak 2007 menjabat sebagai Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya.

PROMISE

Sinopsis :Rahman, seorang cowok asal Jogja yang meski berwajah tampan namun lugu dan sederhana. Sangat berbeda dengan sahabatnya sejak kecil yaitu Aji yang playboy dan sering gonta ganti pacar, namun sangat setia kawan. Saking setia kawannya, Aji ingin membuat Rahman berubah agar bisa merasakan cinta dan memiliki wawasan yang lebih luas lagi. Sayangnya, cara yang dia lakukan salah.Aji memberikan Rahman sebuah DVD porno yang akhirnya diketahui oleh Pak Purnomo, ayah Rahman, meskipun belum sempat Rahman tonton. Merasa sangat berang karena Rahman dianggap mencoreng nama baiknya sebagai cucu seorang kyai terkenal, Pak Purnomo berniat menjodohkan Rahman dengan anak almarhum sahabatnya.Delapan belas bulan kemudian, Rahman kuliah di kota Milan. Persahabatannya dengan Moza, seorang cewek cantik yang ceplas ceplos dan periang, membuat Rahman bagai menemukan dunia baru. Apalagi, Rahman sudah kehilangan Aji yang sebelum lulus sekolah pergi meninggalkannya untuk mewujudkan cita-citanya.Berbeda dengan Rahman yang tulus menganggap Moza sebagai sahabat, Moza justru jatuh cinta pada Rahman. Rahman sendiri menganggap keberadaannya di Milan bukan sekadar menuntut ilmu di bidang arsitektur yang merupakan kesukaannya, namun memiliki tujuan lain, yaitu mencari gadis yang dicintainya. Gadis yang pernah menjadi bagian dari hidupnya karena kesalahannya di masa lalu, namun tanpa alasan yang jelas juga menghilang dari hidupnya.Dalam pencariannya ini, justru Rahman bertemu Aji yang berubah, tidak seperti dulu. Aji yang dulu suka mempermainkan wanita, kini sudah menjatuhkan pilihannya pada seseorang. Meski sebagai sahabat yang baik Rahman berbahagia dengan kebahagiaan Aji, namun di balik itu, Rahman tetap menyimpan luka karena kehilangan cinta sejatinya.Sementara, Moza sadar kalau dia akan memperjuangkan cintanya untuk Rahman hingga waktu yang membuktikan, dia harus tetap bertahan atau justru harus berhenti memperjuangkan.

Relung Rasa Raisa

Relung Rasa Raisa: Semua Butuh Kesempatan KeduaMimpi Raisa adalah pergi ke Jerman. Dikirim pergi ke Frankfurt Book Fair? Ini melebihi mimpinya. Tapi ini adalah mimpi yang bersyarat, karena Raisa harus mendapatkan hak terbit novel best seller agar bisa menyelamatkan kantornya, AhA Publishing dari kebangkrutan.Raisa menemukan Cedar Incense, novel best seller berlatar kerusuhan Mei 1998 yang pengarangnya, Jan Marco, sama sekali tak mau novel tersebut terbit di Indonesia. Raisa berkeras mengejar Jan Marco hingga ke Aachen, kota tua di pinggiran Jerman. Kini hati Raisa terus larut dalam kisah Cedar Incense dan pengejarannya ternyata juga membawanya kembali kepada cinta masa lalunya. Dia yang namanya tak layak disebut. ****TENTANG PENULISLEA AGUSTINA CITRAPenggemar cerita fantasi yang hobi berkhayal. Resminya sih berprofesi jadi Psikolog tapi ker-jaan sampingannya jauh lebih banyak daripada kerjaan utama-nya. Sebut saja: Penulis novel, cerpen, dan semua hal yang bisa ditulis, termasuk kerap diminta jadi kontributor di media cetak khusus ibu dan anak. Penyanyi bareng Paduan Suara ciamik bernama Cairana Choir. Pengrajin, mulai dari aksesoris sam-pai scrap book. Konsultan masalah cinta, mulai dari yang serius banget sampai yang cuma galau-menggalau. Terakhir dan yang tanggung jawabnya paling besar adalah jadi maminya Christian Romeo dan istri dari seorang cowok Batak yang lu-mayan unyu dan caem. Karya-karya yang sudah pernah di-hasilkan adalah: Flavia de Angela (GPU, 2011), Bukan Cupid (GPU, 2012), Autumn Once More (GPU, 2013), Tales from the Dark (GPU, 2013). Mau tahu lebih banyak tentang Lea? Silakan mampir ke blog: www.mellamocitra.weebly.com atau melalui FB (Lea Agustina Citra) dan Twitter (@Cietsz). Salam kompak markompak!Keunggulan-    Novel ini salah satu karya penulis yang sudah menerbitkan beberapa judul buku dan cerita juga hasil tulisannya bagus serta sudah memiliki lini pembaca tersendiri.-    Kisah Relung Rasa Raisa ini berlatar Jerman, Bandung, dan Jakarta membuat kisah ini menjadi menarik dan beberapa latar peristiwa politik juga social yang pernah terjadi di Indonesia menjadi kekhasan novel ini.

You Are Leader : Sebuah Perjalanan Pembentukan Pemimpin Baru

Seorang pemahat membuat sebuah patung kuda dari sebongkah besar batu marmer. Seseorang menghampirinya dan berkata, Bagaimana cara Anda membuatnya? Sang pemahat menjawab, Sederhana. Saya hanya mencungkil dan membuang bagian yang tidak terlihat seperti seekor kuda. Itulah gambaran membentuk seorang pemimpin.Karena pemimpin dibentuk & bukan dilahirkan. Di dalam buku ini, Anda akan belajar proses pembentukan seorang pemimpin. Penulis bukan hanya menyampaikan teori kepemimpinan belaka, namun menyampaikan pengalamannya secara langsung dalam membentuk ratusan pemimpin baru.Bersiaplah untuk dibentuk sebagai seorang pemimpin yang melakukan pekerjaan besar bersama Allah.TENTANG PENULISLahir di Palembang, 16 Desember 1968. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi (SE) dari Universitas Tarumanagara dan gelar Master of Arts (MA) dari Institute of Community & Development Studies (ICDS). Menikah dengan T.A. Friskawati Prajitno pada 9 Agustus 1977 dan dikaruniai dua putra, yakni Joshua Evan Widjaja, Jeremy Nathaniel. serta seorang putri, Jeane Charysa Widjaja.Memulai pelayanan di Campus Ministries pada tahun 1988-1995, kemudian menjadi pekerja sepenuh waktu di Abbalove Ministries. Saat ini, beliau dipercayakan sebagai Ketua Yayasan Media Buana Indonesia (Metanoia Christian Publishing and Bookstore) sejak tahun 1997, Ketua Derek Prince Ministries Indonesia sejak tahun2002, serta ketua Natural Church Development Indonesia sejak tahun 2008.Pada 17 September 2006, beliau bersama dengan Lukas Winarno dan Sumarno Kosasih diteguhkan untuk berfungsi bersama Eddy Leo, Sofjan Sutegja, dan Jeff Hammond sebagai Penatua Abbalove Ministries.Pada tahun 2008, Tuhan memberikan beban kepada beliau untuk melayani para profesional muda, keluaga muda, dan market place ministry. Hingga saat ini, beliauu telah banyak melahirkan pemimpin-pemimpin dari generasi-generasi di bawahnya.

SMART Knowledge Worker

BUKU INI TERSEDIA MULAI TANGGAL 27 JULI 2011SMART Knowledge Worker berbicara mengenai knowledge management (KM) dari sisi yang sangat humanis. Pada umumnya, jika berbicara mengenai KM, maka yang dibicarakan adalah aspek proses dan teknologinya. Padahal, di samping kedua aspek tersebut, ada satu aspek lagi yang sering dilupakan, yaitu aspek manusia. Itulah yang menjadi sorotan utama buku SMART Knowledge Worker. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam sebuah perusahaan, aset yang paling utamanya adalah manusia. Setiap manusia dan pengetahuan yang dibawa oleh masing-masing manusia itulah sumber kekuatan dan keunggulan perusahaan di masa modern ini. Berdasarkan alasan tersebut, buku ini membahas bagaimana cara mengelola aset utama dan terpenting itu. Bagaimana proses yang harus dijalani agar organisasi atau perusahaan bisa memastikan sejak awal bahwa orang yang mereka rekrut adalah orang yang terbaik di bidangnya. Lalu bagaimana agar orang tersebut bisa berkembang dan membantu mengembangkan orang-orang lainnya di dalam perusahaan yang sama agar perusahaannya turut berkembang. Dan tentunya bagaimana untuk mempertahankan orang tersebut atau setidaknya mempertahankan keberadaan perusahaan yang sudah berkembang. Buku ini ditulis oleh Firdanianty, mantan jurnalis majalah Human Capital, dan Alvin Soleh, seorang praktisi dan konsultan di bidang KM. Kerja sama keduanya berhasil membuahkan sebuah buku yang menyenangkan untuk dibaca dan sarat dengan pengetahuan.

Tomorrow Is Today

Inilah Inovasi Disruptif Perusahaan Indonesiadalam Menghadapi Lawan-Lawan Tak KelihatanSinopsisI've been livin' for the momentBut I just can't' have my wayAnd I'm afraid to go sleepCause tomorrow is today--Tomorrow is Today, Billy Joel.Anda mungkin pernah mendengar potongan lirik lagu Tomorrow is Today yang dinyanyikan oleh Billy Joel itu. Namun, Anda mungkin belum tahu latar belakangnya. Konon, Billy Joel didera rasa frustrasi dan depresi pada hari itu dan hari esoknya. Begitulah perjalanan seorang bintang.  Di balik bertaburannya cahaya gemerlap, Billy Joel ternyata juga mengalami depresi, bahkan berujung bunuh diri. Kisah pilu seperti itu tentu tak hanya dialami seorang musisi. Dalam dunia bisnis dan pemerintahan sangat biasa kita saksikan sikap mental inferior dan fatalistik di antara para eksekutif dan entrepreneur. Mereka khawatir terhadap banyak hal. Berbicara dengan nada sedih, seorang pengusaha yang pernah berjaya merespons model baru bisnis yang digerakkan orang-orang muda, "Apa saya tutup saja semua usaha saya di sini? Pemerintah tak peduli dengan kami. Ribuan tenaga kerja terancam." Perubahan itu pasti. Sayangnya tak semua orang mau berubah, sebagian malah terperangkap dalam "masa lalu", masa-masa emasnya yang tak ada lagi. Ia berpikir zaman keemasan itu akan ada terus, dan bila hilang, ia pun tetap berpikir cara lamalah yang benar.Buku lanjutan tentang disruption ini, bukan untuk menjelaskan lagi tentang disruption itu sendiri. Penulis ingin mengajak Anda melihat apa yang dilakukan eksekutif Indonesia yang menyadari adanya ancaman disruption. Ancaman yang bisa membuat mereka mati, atau minimal, kesakitan.Alih-alih membiarkan perusahaannya mati, meski kadang perubahan terus-menerus memicu frustrasi, sebagian dari mereka justru merespons secara inovatif dan melakukan self disruption. Walaupun masih banyak juga yang tanpa menyadari telah mengambil jalan bunuh diri, terperangkap oleh masa lalunya, seperti Nokia atau Kodak.Apa pun profesi dan latar belakang Anda, jangan lewatkan membaca buku yang menggugah dan mencerahkan ini! TENTANG PENULISRHENALD KASALI dikenal berkat karya-karyanya yang fenomenal dan megabest-seller, antara lain, Self Driving, Change Leadership, dan Change! Ia juga sangat produktif menulis di media nasional, Kompas.com, Harian Sindo, dan Detik.com.   

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?