Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd.M.Si, MCE adalah tetap pada Progam Studi Teknologi Pendidikan dan Perkayasa Pembelajaran. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia serta Pembina Magister Teknologi pendidikan peda Institut Pendidikan Indonesia garut. lahir di Bandung 47 Tahun yangg lalu. Penulis merupakan dosen berprestasi peringkat 1 peda FIP UP1 Bandung doa peraih Australia award fellowsip (AAF).PENULISANKARYA TULIS ILMIAHPada era digltal dewasa Ini para penulis profesional ditantang oleh sejur-dah indikator yang berlapis untuk dapat tembus karyanya sehingga menjadi rujukan dunia publikasi. Di sial lain, dunia publikasi Ini menjadi primadona dan muara sejumlah karya tulis ilmiah yang mampu diproduksi oleh para profesional seperti guru, pendidik, pelatih, penyuluh, dan p'ofeusejenisnya. Namun, bagi sebagian pihak banyaknya indikator dalam bidang publikasi karya tulisilmiah ml seolah menjait "hantu''. Dari kondrsi tersebut iraka lejumlah karya it lis ilmiah berupabuku. artikel Jurnal, artikel media, artikel majalah, dai sejen.wya Udang tidak mudah ditulisdar dipublikasikan sesuai harapan, tenebih lagi jika dalam slstear penerbitan artikel jurnal,pihak penerbit pun memberlakukan sejumlah parameter seperti Scopvs. Thomson. E8SC0, DOl.DOW Cianvate. Web of Soenee, Pablon, Science Diieet. SJR. dan se|eelseya. Selain itu. dengantarget para penulis yang berkeinginan terbit pada jurnal dengan predikat Q1 atau Q2 ,Q3. makaseenakir kompleks tugas para penulis karya tulis ilm-ah ini. Belum lagi dengan seiumlakpersyaratan pengetahuan dan keterampilan bagi penulis yang harus memiliki OKCIO 10. 10Sccpvs, sistem bibliografi, indeks dan glosarium otomatis dan memahamiStStem kerja.
Blaaarrr!!! Tiba-tiba, wajah Princess Daiyu yang cantik berubah menjadi buruk rupa. Tapi, jangan salah dengan wajah buruk rupa itulah, dia dapat selamat dari kejaran pasukan Kerajaan Xinjiang. Sebelum pergi, nenek yang mengubah wajahnya berpesan agar dia mencari 24 cerita penuh hikmah dari 24 princess yang ditemuinya.Dapakah wajah Princess Daiyu kembali seperti semula? Bagaimana pula kisah pertemuannya dengan 24 Princess China lainnya? Jangan lewatkan ceritanya, ya! Buruan baca buku ini. Dijamin seru!
Yosep Meran Lagaur, lahir di desa Lewuka, Kabupaten Lembata Propinsi NTT. Putera ke enam dari tujuh bersaudara ini lahir dari keluarga petani di desa sejuk Lewuka. Menyelesaikan Sekolah Dasar di SDK Lewuka. Melanjutkan SMP semula pada SMP Rayuan Kelapa di Larantuka Flores Timur, namun harus pindah lagike SMPK Sint Pius X Lewoleba tahun 1970. Dalam usia yang sangat muda, ia beranggapan bahwa sekolah baginya tidak penting. Maka ditinggalkan bangku sekolah dan selama hampir dua tahun berada bersama orang tua di kampung. Tapi keinginan untuk maju terus menggodanya untuk segera meninggalkan kampung. Kota Lewoleba sebagai Ibu kota Koordinator Schap Lembata, cikal bakal pembentukan kabupaten Lembata itu menjadi tempat menempa diri sejak remaja. Hijrah ke Larantuka dan menjadi PNS disana. Karena keinginannya yang luar biasa besarnya untuk maju, maka pendidikan formal yang pernah ditinggalkan di gelutinya kembali, hingga memperoleh gelar sarjana llmu Komunikasi melalui belajar jarak jauh di universitas Terbuka Tahun 2007. Saat ini berkarya di bidang politik selaku anggota DPRD Kabupaten Lembata periode 2009-2014, dengan posisi sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Lembata. Hobinya membaca, mendengarkan musik, mendengarkan radio, menggemari musik-musik country yang membangkitkan imajinasinya, membuatnya berkeinginan besar untuk menulis.
"Buku ini mengusung nilai-nilai kebajikan dalam kemasan sederhana." Christina Suprihatin, Kompas Tiuri melanggar peraturan, yang menyatakan ia tidak boleh berbicara dengan siapa pun pada malam menjelang pelantikannya menjadi kesatria. Ia membuka pintu. Permintaan yang diajukan kepadanya ternyata tugas penuh mara bahaya. Tiuri diburu Pusu Pengendara Merah yang bermaksud jahat yang mengancam akan membunuhnya. Namun, ia bertekad mengantar surat yang sangat penting itu kepada Raja Unauwen. Pengorbanan Kesatria Hitam Laskar Perisai Putih yang melepas nyawa demi surat itu tidak akan sia-sia...Tentang PenulisTonke Dragt, kelahiran Batavia (Jakarta) pada 1930, adalah nama besar dalam kesusastraan Belanda dengan koleksi karya yang telah dianggap satu dengan kebudayaan negara itu. Semasa anak-anak Dragt sempat menghuni kamp konsentrasi Jepang di Cideng. Di sana bakat kepenulisannya justru mekar. Seusai Perang Dunia II ia beserta keluarga hijrah ke Belanda. Pada 1961 muncul bukunya yang pertama. Ini lantas disusul dengan De brief voor de koning (Surat untuk Raja), yang di Belanda pada 1963 dinobatkan sebagai buku anak-anak terbaik 1962 dan pada 6 Oktober 2004 didaulat sebagai buku anak-anak terbaik Belanda sepanjang 50 tahun terakhir (1955-2004). Pada 1976 ia menerima penghargaan bidang literatur anak-anak dan remaja dari pemerintah Belanda. Dragt sampai sekarang aktif sebagai penulis dan ilustrator. [INFO] Acara peluncuran buku ini akan di adakan tanggal 13 Juli 2012 di sebuah toko buku di daerah MATRAMAN dengan melepaskan 99 Balon berwarna ungu. Dan di antara balon-balon tersebut ada yang di ikatkan 5 buah Kartu berwarna ungu. Bagi yang mendapatkan kartu tersebut dapat di tukarkan dengan buku ini GRATIS ke kantor bukukita.com : Perum Permata Puri Media Jalan Topas Raya Blok C2 No 12, Kembangan Jakarta Barat - 11610 Telp : 021 58350076
Aku bergidik saat labirin dinding tinggi, menara, dan tiang megah samar bermunculan dari balik uap es. Di hadapanku kemudian terbentang pemandangan sebuah kota dengan arsitektur yang tak pernah ada, bahkan dalam imajinasi sekalipun.Membaca karya-karya H.P. Lovecraft bisa memunculkan kengerian yang khas dan menumbuhkan imajinasi terliar. Sejak kecil, penulis horor paling berpengaruh pada abad ke-20 ini lebih suka mengurung diri dalam rumah sambil membaca berbagai buku. Bacaan favoritnya adalah buku sains dan kisah misteri, terutama karya-karya Edgar Allan Poe yang kelak menjadi inspirasinya dalam berkarya.Sama seperti Poe, Lovecraft disebut-sebut telah memberi warna baru dalam genre horor. Karya-karyanya selalu beberapa langkah lebih maju dibanding tren yang ada pada era itu. Misalnya dalam At the Mountains of Madness, pembaca diajak menempuh perjalanan mendebarkan, melampaui batas nalar. Ilmu pengetahuan diadu dengan mitos. Kengerian menjelma menjadi nayta. Sementara dalam Seruan Cthulhu, pembaca dibuat bertanya-tanya akan eksistensi makhluk-makhluk absurd di antara manusia biasa dan cara mengidentifikasinya.Kini kami hadirkan kembali rangkaian karya Lovecraft yang berpengaruh pada perkembangan genre horor modern. Setiap cerita yang terhimpun dalam buku ini juga menunjukkan bahwa kisah horor juga bisa berdekatan dengan sains dan teknologi.TENTANG PENULISHP. Lovecraft lahir dengan nama lengkap Howard Phillips Lovecraft (20 Agustus 1890-15 Maret 1937), adalah seorang penulis Amerika yang meraih ketenaran setelah kematiannya lewat karya-karya horor, fiksi supernatural, fiksi ilmiah, dan fantasinya yang berpengaruh. Dia memiliki lebih dari 100 karya tulis (cerita pendek, novel, mini novel) dan banyak sekali surat. Dia anak muda yang cepat dewasa, pada usia dua tahun dia sudah mendeklamasikan puisi, membaca pada usia tiga tahun, dan menulis pada usia enam atau tujuh tahun.Pria yang hampir tidak dikenal dan hanya menerbitkan karyanya di majalah-majalah murahan sebelum meninggal dunia pada usia 46 tahun karena penyakit kanker yabng tidak diobati dan dalam kondisi miskin. Dia kini diakui sebagai salah satu penulis abad ke-20 yang bisa diperhitungkan di generenya.KEUNGGULAN BUKU Telah diterbitkan dalam 66 bentuk dan edisi Berisi cerpen-cerpen terbaik dalam kesusastraan Amerika. Karya-karya Lovecraft dianggap sebagai fondasi horor modern.
Permintaan pasar terhadap daging ayam broiler tidak pernah surut. Karenanya, membuka usaha peternakan ayam broiler komersial sampai saat ini masih menjanjikan. Namun, jika salah dalam penerapannya, jangan harap usaha tersebut bakal langgeng. Buku ini membeberkan cara mengelola sebuah peternakan ayam broiler secara benar sehingga tidak bakal tumbang di tengah jalan. Di dalamnya dibahas mengenai cara mengelola tenaga kerja, cara memelihara secara benar, cara menanggulangi penyakit, dan cara membuat analisis usaha agar tidak rugi.
It is true that the Quran was sent down-to mankind around 1400 years ago, but the teachings in the Quran are related to nowadays life and issues, including teenagers' life. We can see that the behaviour and activities that we do daily as a teenager, what to do and not to do are actually being taught in the Quran already."Read Without Prejudice, Do Without Doubt" is about the analysis of the connection between the teachings in the Quran and teenagers daily life behaviour and activities, the rituals that Islam asked to perform and why it is important and beneficial for us. In the end, hopefully we can ail understand about we are doing related to Islam, we would read the Quran without any prejudice whatsoever, and that we perform and reflect What we have learned without any doubt.
[NOTE] Mulai tersedia tanggal 13 Juni 2012200 Fakta Penting menyajikan sederet spesies prasejarah, dari monster pencabik daging seperti Tyrannosaurus sampai pemakan tumbuhan raksasa seperti Argentinosaurus.Ada juga makhluk prasejarah yang hidup di sekitar masa dinosaurus, misalnya pterosaur terbang.
ILMU TAJWIDlmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tata cara membaca Alquran dengan baik dan benar, baik itu makhraj, panjang pendeknya bacaan (madd), tebal tipis (tafkhim &. tarqiq), berdengung (Hdifa) atau tidak berdengungnya suatu kata (izhhai), idgham, ghunnah, dan sebagainya.Sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk membaca Alquran dengan tartil. Artinya Alquran dibaca secara tidak terburu-buru, tenang, perlahan, dan tadabbur (perenungari) sertamenjaga kaidalvkaidah dalam membaca Alquran (tajwid), sehingga hikmah yang terkandung di dalamnya akan membekas dan memperkuat keimanan kita.Buku ini membahas ilmu tajwid secara terperinci mulai dari definisi, hukum mempelajari ilmu tajwjd, dan.contoh hukum bacaannya, seperti madd, tafldiim&tarqiq, ikhfa, izhhar, idgham, ghunnah, iqlab, qalqalah, dan sebagainya.
Secara inspiratif karya tulis dalam buku ini mengilustrasikan dinamika dan dialektika proses berperkara di Pengadilan Negeri melalui prosedur mediasi pengadilan.Terdapat 3 (tiga) masalah pokok diulas dalam buku ini secara mendalam, berupa:1.Perkembangan mediasi pengadilan sejak PERMA Mediasi diterbitkan dalam menyelesaikan sengketa perdata;2.Kendala-kendala yang memengaruhi pelaksanaan mediasi pengadilan berdasarkan asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan.3.Mediasi pengadilan ideal yang dapat diterapkan di masa mendatang.Adalah bermanfaat memiliki buku ini yang telah berhasil, menyikapi salah satu sudut wajah mediasi pengadilan sehingga memancing gairah pembaca untuk ikut memikirkan sudut-sudut lain berdasarkan kekuatan, imajinasi kreatif para pembacanya tentang suatu mediasi pengadilan ideal di waktu dekat mendatang.
[NOTE] Buku Terbit Tanggal 15 September 2014Aku tidak begitu memahami tentang isi dunia ataupun segala macam prasangka. Tapi sejak melihat raut wajah Sihar yang lebam dan mendengar cerita dari Mutasor tentang Sihar, mau tidak mau hatiku mulai mempertanyakan banyak hal. Mengapa hal-hal seperti itu terjadi pada kami? Mengapa kami menjadi anak-anak yang besar dengan kekerasan?Aku selalu merasa takut dan ngeri membayangkan ujung gesper Ayah yang berkilau. Tetapi, di lain hal aku tidak menyangka akan menemukan anak-anak yang bernasib sama seperti diriku. Sihar, Mutasor, dan aku kami adalah anak-anak yang tumbuh lewat kekerasan.Kami adalah anak-anak yang jatuh ke jurang penyiksaan, tapi kami juga adalah anak-anak yang merindukan terang.
Orde Baru, suatu masa Hoegeng sedang diuji. Dua kasus besar mencuat, mencuri perhatiannya yang kala itu menjabat sebagai Kapolri. Dua kasus yang membuatnya terbentur tembok raksasa dan menguji integritasnya sebagai seorang polisi.Kasus pertama adalah Sum Kuning. Kasus pemerkosaan yang menggegegerkan Kota Yogyakarta. Meski telah menggali amat dalam, selalu ada batu yang mengganjal usahanya menemukan pelaku. Berbagai gangguan mengalihkan penyidikan dari bukti dan fakta.Kasus kedua adalah penyelundupan mobil mewah. Keterlibatan seorang putra pejabat tinggi di tanah air membuat kasus ini sulit menyentuh dasar masalahnya. Seolah para pelaku telah mengantisipasi langkah Hoegeng dan anak buahnya, semakin dalam penyelidikan, semakin bukti itu menghilang.Kasus-kasus itu terus membayangi Hoegeng, membebani nuraninya. Mampukah Hoegeng, sang polisi jujur, menutup mata dan meninggalkan sesuatu yang telah dimulainya itu?Halaman terakhir adalah sebuah drama perjalanan dua kasus terbesar yang pernah ditangani Hoegeng.ENDORSEMENT"Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng." Gus DurJadi penting itu baik, tapi lebih penting jadi baik Hoegeng TENTANG PENULISYudhi Herwibowo, menulis beberapa buku, di antaranya: Lama Fa, Menuju Rumah Cinta-Mu, Pandaya Sriwijaya, Untung Surapati, Perjalanan Menuju Cahaya, Mata Air Air Mata Kumari (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, dengan judul Spring of Kumari Tears), [Un]affair, Miracle Journey, Enigma, dll. Bisa dihubungi melalui:Facebook : yudhi herwibowo 2Twitter : @yudhi_herwibowoUntuk melihat daftar buku yang sudah ditulisnya: yudhiherwibowo.blogspot.comUntuk melihat tulisan-tulisan lainnya:yudhiherwibowo.wordpress.comBlog buku-bukunya:pandayasriwijaya.blogspot.comuntung-surapati.blogspot.comun-affair.blogspot.comnovelmiraclejourney.blogspot.companggilakuhoegeng.blogspot.com
Sejak kecil Mayumi sudah yatim piatu. Namun, dia tetap bahagia bersama pasangan Nakano dan putra mereka, Shun, yang menyayanginya seperti keluarga sendiri. Lalu, Henry tiba-tiba hadir dan memasuki kehidupan Mayumi. Batin Mayumi mulai terusik saat mengetahui rahasia Kagawa Satoshi, cowok dingin di kelasnya. Rasa ingin tahu perlahan berubah menjadi getar-getar indah tanpa nama. Namun, hati Mayumi koyak saat petaka besar justru datang dari orang yang sangat disayanginya.Mayumi hancur dan jatuh. Di tengah kegelapan, dia hanya bisa menantikan fajar, semburat merah di langit timur yang selalu mengingatkannya pada seseorang. Berharap cahaya itu dapat membawanya ke jalan yang terang Akankah fajar itu menyapa dan menyempurnakan hidup Mayumi?
Cinta selalu membuat kita merasakan hal-hal aneh, namun nyata. Saat kita bertemu orang yang kita suka, melihatnya melintas di depan kita saja mampu membuat hati berdegup kencang. Kita selalu menunggunya, selalu mencoba mencuri perhatiannya. Tak jarang, kita bahkan melakukan hal-hal yang terasa bodoh hanya untuk melihatnya tersenyum atau membuatnya bahagia. Cinta pula yang selalu membuat kita mencoba terlihat sempurna di depan orang yang kita cintai. Namun, ketika rasa cinta itu pupus, kita lebih sering menangis, lebih sering menyendiri, dan merasa hidup sangat buruk.Jatuh cinta memang indah rasanya, melewati malam dengan doa-doa dan harapan. Rindu yang tak pernah usai, atau genggaman jemari yang begitu hangat. Bila kelak semuanya berakhir, mampukah kita menjadi dua sahabat? Seandainya saja waktu bisa diulang, mungkin semua kisah cinta akan berakhir bahagia. Mungkin saja kau dan aku pun akan masih saling memuja rindu, masih akan saling memeluk impian. Entahlah, jika memang yang tersisa hanya kenangan, mungkin ini juga yang terbaik untuk kisah kita.
Gara-gara hobi ngemilnya, berat badan Annisa terus naik. Padahal kan, seorang putri harus selalu menjaga penampilan agar terlihat sehat dan bugar. Untuk itu, Annisa bertekad akan diet dan olahraga teratur. Tapi, kok, walau sudah menjalani diet selama dua minggu, berat badan Annisa tidak juga turun, ya? Hm, apa yang salah, ya?