Ketika menerima kabar kakaknya terluka, Cecilia Harcourt yang baru saja menjadi yatim piatu dihadapkan pada dua pilihan sulit: tinggal bersama bibinya yang perawan tua atau menikah dengan sepupunya yang licik. Namun, ia kemudian mengambil pilihan ketiga serta berlayar mengarungi Samudra Atlantik, bertekad akan merawat kakaknya hingga sembuh. Tapi setelah pencarian selama sepekan, ia tidak menemukan kakaknya, melainkan sahabat sang kakak, Kapten Edward Rokesby. Pria itu tak sadarkan diri dan membutuhkan perawatannya, dan Cecilia bersumpah ia akan menyelamatkan nyawa sang prajurit, meski demi berada di samping pria itu ia harus mengatakan sebuah kebohonongan kecil Saat Edward sadar, dia sangat bingung. Luka di kepalanya membuat dia tak bisa mengingat peristiwa tiga bulan terakhir, tapi tentunya dia takkan lupa dirinya sudah menikah. Dia tahu siapa Cecilia Harcourt---meski dia tak ingat wajahnya---dan dengan semua orang menyebut wanita itu sebagai istrinya, ia memutuskan untuk memercayai hal itu. Namun apa yang akan Edward lakukan ketika akhirnya kebenaran terungkap?
Bagaimanakah warna cinta setelah 25 tahun berlalu? Bisakah dia tetap pelangi? Tak ada yang sempurna di kolong langit. Tidak dia, Bang Zaqi, dan pernikahan mereka. Sebab kesempurnaan hanya boleh dilekatkan pada nama-Nya semata. Riri bukan tidak menyadari hal ini. Tetapi salahkah jika perempuan itu menyimpan harapan bahwa mereka akan memiliki cinta yang sempurna? Ia ingin cinta, hari-hari sakinah, hanya itu yang terbayang saat mengenang perjalanan kasih mereka. Bayang-bayang kebersamaan yang selalu berkejaran begitu jelas di pelupuk mata, setiap kali memandangi Bang Zaqi terlelap. Tapi tak ada cinta yang tak diuji. Lalu haruskah dia menyerah kalah ketika cinta yang selama ini nyaris sempurna, diguncangkan badai? Saat sosok yang tak pernah mengecewakan ternyata sanggup menggoreskan luka? Ini memang bukan kisah cinta sempurna.Tetapi kisah dua anak manusia yang belajar menyempurnakan cinta. Belajar menerima, memberi dan memperbarui cinta, hingga mereka menutup mata Kenapa kita menikah, Bang? tanyaku suatu hari. Kau menjawab mantap, tanpa sebersit pun keraguan: Sebab tanpamu tak ada pernikahan bagiku
"Tugas agama, sangat mirip dengan seni, yakni membantu kita hidup secara kreatif, damai, dan bahkan gembira dengan kenyataan-kenyataan yang tidak mudah dijelaskan dan masalah-masalah yang tidak bisa kita pecahkan."Setelah melacak perkembangan konsepsi manusia tentang Sang Pencipta dalam Sejarah Tuhan, kini Karen Armstrong menampilkan kajian tentang masa depannya. Dalam buku ini, Karen Armstrong menunjukkan pembelaan terhadap Tuhan dan agama menentang fundamentalisme dan ateisme.Di berbagai penjuru dunia, kita melihat agama-agama sedang mengalami kebangkitan. Dampaknya terasa di berbagai bidang: politik, sosial, dan ekonomi. Namun, pada saat yang sama, skeptisisme dan nihilisme terhadap Tuhan dan agama pun terasa meningkat sebagai respons terhadap perkembangan itu. Dalam buku ini, Karen Armstrong tampil lebih tegas mendukung agama dari serangan bertubi-tubi fundamentalisme maupun pemikir ateisme semacam Richard Dawkins, Christopher Hitchens, dan Sam Harris. Karen Armstrong memperlihatkan kesejajaran antara ateisme gaya-Dawkins dan fundamentalisme kontemporer.Dengan nada optimisme spiritual yang tenang, Karen Armstrong menyajikan gambaran menggairahkan tentang masa depan agama-agama.***"Argumentasi yang dibawanya sanggup meruntuhkan sejumlah pendapat kaum ateis yang dengan gagah menyatakan bahwa Tuhan telah mati."Idrus F. Shahab, Tempo"Karya-karya Karen Armstrong, mantan biarawati, senantiasa menarik ... memberikan perspektif agar kita melihat masalah-masalah tentang Tuhan dan agama secara lebih bijak."Azyumardi Azra, Guru Besar Sejarah, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Tentang PenulisKaren Armstong adalah salah satu komentator terkemuka dunia tentang masalah-masalah agama. Dia pernah menjadi biarawati Katolik Roma selama tujuh tahun pada 1960-an, namun kemudian meninggalkan ordonya pada 1969 untuk belajar sastra Inggris di St. Anne's College, Oxford. Pada 1982, dia menjadi penulis purna-waktu dan penyiar televisi. Dia adalah penulis lebih dari 15 buku terlaris di dunia, antara lain Holy War (1988), biografi Muhammad (1991) dan Buddha (2001), Sejarah Tuhan (Mizan, 2001), The Great Transformation (Mizan, 2007), dua memoir, dan terakhir The Bible: A Biography (Mizan, segera terbit 2011). Seorang penulis yang sukses dan penyebar semangat keberagamaan yang penuh cinta kasih, Armstrong pernah berceramah di hadapan Kongres dan Senat Amerika Serikat, telah ikut serta dalam World Economic Forum. Pada 2005 ditunjuk oleh Kofi Annan untuk ambil bagian dalam "The Alliance of Civilization" yang diselenggarakan oleh PBB. Pada 2008, dia dianugerahi Franklin J. Roosevelt Four Freedom Medal untuk karyanya tentang kebebasan beragama
Nenek moyang kita ternyata bukan hanya "seorang pelaut". seperti syair lagu, melainkan orang-orang hebat dari Kerajaan Atlantis. Tidak percaya? Simak kisah dalam Prolog buku ini, sebuah kisah menarik yang mungkin baru kamu dengar. Ternyata, diam-diam, dalam darahmu itu, mengalir kehebatan peradaban Atlantis yang telah membuat semua orang di muka bumi ini takluk dan kagum. Kehebatan mereka masih ada dalam diri semua anak Indonesia, tinggal dibangkitkan saja.Kehebatn itu akan muncul lagi dan kita akan mengalahkan semua anak-anak dari negara lain. Kalau sampai sekarang masih ada banyak anak Indonesia yang belum menunjukkan kehebatannya, itu karena masih banyak sikap mereka yang tidak baik. Misalnya pemalas, sering menyalahkan orang lain, iri, gampang putus asa, tidak bisa bekerja sama. Semua sikp dan sifat negatif itu disebabkan karena kita tak bangga menjadi anak Indonesia.Buku ini akan mengingatkan kalian, anak Indonesia, untuk selalu bangga meajadi anak Indonesia, melalui kisah-kisah keberhasilan anak Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Setiap bab diakhiri dengan refleksi, suatu hal yang mungkin jarang kamu lakukan dalam kehidupan remajamu. Melalui refleksi, kamu akan diingatkan akan semua potensi yang ada pada dirimu, yang akan menerbangkan garuda yang ada di dadamu.
Untuk Cafe dan Restaurant Owner Kelas ini akan mengupas tuntas tentang bagaimana cara memaksimalkan kitchen space untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas workflow, secara khusus untuk bisnis cafe dan restoran Anda. Dengan workflow yang tepat, maka produktivitas bisa meningkat. this course content 1 Lessons 2 hours 58 minutes Videos on Demand Lessons list 1 Setting Up Kitchen For Your Cafe or Restaurant Business
Holly tengah berusaha melarikan diri dari polisi, namun ia malah berakhir di kompartemen yang ditempati Matteo Fallucci, seorang hakim. Kalau bukan karena Liza, putri pria itu, Holly pasti sudah diserahkan ke pihak berwajib. Niatnya semula untuk kembali ke Inggris pun gagal karena Liza sangat ingin ia tinggal dengan mereka, dan tampaknya Matteo masih mencurigainya karena hakim itu tak melepaskannya begitu saja. Dan kini Holly terseret ke dalam sebuah keluarga yang sama sekali asing di Italia.Seiring berjalannya waktu, Holly pun menemukan rahasia keluarga yang tersimpan rapat di balik dinding manor mewah keluarga Fallucci. Rahasia yang kelak akan membebaskan mereka semua. Musim panas di Italia hanyalah permulaan bagi Holly
CERITA 1N1 MNJGAJARKAN AGAR ANAK-ANAK SELALU HORMAT KEPADA ORANG TUA, SEBURUK APAPUN KEADAAN ORANG TUA KITA, MEREKA HARUS TETAP DIHORMATI DAN DITAATI.SEMOGA CERITA INI BISA MENJADI TELADAN BAGI ANAK-ANK UNTUK SELALU MENGHARGAI ORANG TUANYA, PUN SAAT NANTI MEREKA SUDAH MENJADI ORANG YANG BERHASIL.
Bon! Begitulah ia dipanggil teman-temannya. Murid SMU yang kocak, dan malas mandi ini sering melakukan aksi-aksi konyolnya dengan kedua temannya yang bernama Juki dan Julian. Aksinya sering kali diluar logika manusia normal. Prinsipnya makan gak makan yang penting gokil. Orang-orang disekitarnya pun dibuat kelimpungan oleh ulah konyolnya yang cenderung brutal, termasuk pak Bambang guru killer yang gak memandang musim, ibu Silvi guru cantik idola seantero cowok galau hingga oknum polisi yan doyan nilang dibuatnya nyaris mati kutu.Semua kekocakan dan kekonyolan mereka ada di dalam kisah yang mengocok perut ini,Anak Sekolahan Paling Gokil.
Ada ratusan lagu yang dianggap bertahan sepanjang masa dan tetap nikmat untuk didengarkan maupun dimainkan hingga saat ini dan inilah 122 lagu di antaranya. Tembang yang dilantunkan oleh Barry Manilow, Tina Turner, Chicago, The Carpenters, Whitney Houston, Lionel Richie dan lain-lain ini diaransemen untuk semua jenis keyboard atau electone.+ Setiap lagu dilengkapi notasi, lirik lengkap, akord, penjarian, dan informasi tentang pilihan suara, irama serta tempo.+ Ukuran buku memudahkan pemain keyboard atau penyanyi untuk meletakkan buku ini di atas keyboard atau music stand.+ Tidak hanya bisa digunakan untuk pemain profesional, tetapi juga pemula.
Hypnotherapy sebagai salah satu aplikasi Hypnosis di bidang therapeutic telah berkembang pesat dan diaplikasikan ke berbagai bidang, salah satunya adalah bidang kedokteran gigi. Penerapan Hypnotherapy dapat diaplikasikan dalam proses yang terkait dengan perawatan gigi mulai dari sebelum, saat maupun pasca perawatan. HypnoDentics sama sekali tidak dimaksudkan untuk menggantikan beberapa proses yang biasa terjadi dalam proses perawatan gigi, melainkan merupakan teknik yang bersifat komplementer, dan bekerja-sama secara sinergis dengan teknik konvensional perawatan gigi.Salah satu pengembang Hipnodontia adalah drg. Locky Setio, seorang dokter gigi aktif yang berpraktik di kota Kediri, di mana beliau ini mempelajari Hypnosis & infomal di berbagai kesempatan. Dengan profesinya sebagai dokter gigi yang masih Hipnodontia dalam berbagai kasus perawatan gigi, baik dalam saat penyiapan kondisi mental pasien pra-perawatan, sampai dengan eksperimen ekstrim, misalkan aplikasi anaesthesia menggunakan Hipnodontia.Buku ini disusun bukan saja berdasarkan pemahaman teoritis tentang Hypnotherapy tetapi juga memuat berbagai kesimpulan yang justru didapatkan dari praktik langsung. Semoga buku ini dapat memperkaya khasanah dunia pengetahuan. Hypnotherapy Indonesia, khususnya bidang Hipnodontia, sehingga kelak dari buku ini akan melahirkan para dokter gigi yang juga seorang "HypnoDentist".***Drg. Locky yang saya kenal adalah sosok yang rendah hati dan pembelajar, tangguh meski di usia yang sudah tidak terbilang muda. Ketika banyak buku hanya berorientasi pada teori, apa yang ia tuangkan di buku ini adalah hasil pembelajaran bertahun-tahun dan telah ia praktikkan langsung dengan pasiennya. Anda tinggal duduk manis menikmatinya.Sydney PanjiagungSekjen The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH)"Membaca buku ini sangat menyenangkan. Alur bahasa mudah dipahami sehingga pean yang tertulis mudah dimengerti tanpa harus berpikir lama. Buku ini amat perlu dibaca para praktisi klinis yang ingin mengaetahui lebih dalam tentang hypnosis, serta mendapat manfaat dari hypnosis untuk praktik sehari-hari, karena berisi teori-teori hypnosis yang disajikan secara sistematis dengan bahasa yang ringan berikut contoh penerapannya.Dr. drg. Indah Titien S. MS. Sp. KGA (K)Staf Pengajar Bagian IKGA FKG UGMKetua Program Studi Sp.KGA
Pada zaman dahulu, penyakit cacar air menjadi penyakit yang paling menakutkan karena bisa menyebabkan kematian dengan cepat dan sangat mudah menular. Ribuan orang meninggal akibat wabah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini. Untungnya, ada Edward Jenner, dokter asal Inggris yang pada tahun 1798 berhasil membuat vaksin cacar air. Vaksin ini sangat ampuh mencegah penularan cacar air, karena seseorang yang sudah disuntik vaksin ini menjadi kebal terhadap cacar air. Itulah salah satu penemuan hebat yang memperbaiki kehidupan manusia di bumi.Lalu, siapa yang tak kenal Albert Einstein? Ilmuwan jenius terpopuler abad 20 yang berhasil menemukan rumus E = m c. Rumus ini menjelaskan jumlah energi yang bisa dihasilkan oleh suatu objek dan menjadi dasar penemuan teknologi mutakhir nuklir. Ada juga Wright Bersaudara yang pada tahun 1903 berhasil membuat pesawat terbang, sesuatu yang tidak terpikirkan orang sebelumnya. Ingin tahu lebih banyak penemuan-penemuan hebat sepanjang masa lainnya? Simak saja dalam buku ini.
Di dalam buku ini, kamu akan menambah wawasan tentang tanda atau atribut dan lagu lagu dalam kepramukaan. Kamu juga akan mendapatkan penjelasan tentang makna lambang Gerakan Pramuka, Tanda Kecakapan IJmum (TKU) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) yang logo-logonya banyak menempel di seragam pramuka yang kamu kenakan. Dan kumpulan lagu-lagu pramuka di bagian akhir buku ini akanmenggelokan semangat kamu unluk terus maju.Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.(UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka)
Sesuai pesan anak kijang, Sugriwa menjemur kotoran si anak kijang di panas terik. Tak lama kemudian, kotoran yang berbentuk tahi kambing itu menjadi kuning. Beratnya pun bertambah."Ini emas, Bu!" teriak Sugriwa.Men Tiwas dan Si Kembar menghampiri Sugriwa. Mereka memegang butiran-butiran tahi kijang yang sudah menjadi butiran-butiran emas murni."Semua kotoran anak kijang sudah menjadi emas, Bu," bisik Sugriwa. Lalu, ia berpesan agar keajaiban itu tidak diceritakan kepada siapa pun karena bisa berbahaya.Sugriwa teringat pada kotoran anak kijang yang pernah diangkutnya dari rumah Men Sugih. Segera dia lari ke kebun di belakang rumah. Luar biasa bila Yang Maha Pencipta menghendaki! Semua kotoran anak kijang, yang diangkut Sugriwa dari rumah Men Sugih, kini berubah menjadi ribuan butiran emas murni berwarna kuning.
"Buku ini merupakan kumpulan dari kolom-kolom Gus Dur yang dimuat (alm) Majalah Tempo lama, pada kurun waktu 1970-an dan 1980-an. Kolom-kolom tersebut mewakili suatu fase dari kehidupan Gus Dur, yakni fase murni intelektual. Dari sini, dapat pula dilihat betapa luas spektrum yang menjadi concern Gus Dur. Tapi, yang paling kental dari kesemua itu adalah inklusivitas keislaman Gus Dur dan kepeduliannya terhadap pengembangan demokrasi di Indonesia."
"Buku ini merupakan kumpulan dari kolom-kolom Gus Dur yang dimuat (alm) Majalah Tempo lama, pada kurun waktu 1970-an dan 1980-an. Kolom-kolom tersebut mewakili suatu fase dari kehidupan Gus Dur, yakni fase murni intelektual. Dari sini, dapat pula dilihat betapa luas spektrum yang menjadi concern Gus Dur. Tapi, yang paling kental dari kesemua itu adalah inklusivitas keislaman Gus Dur dan kepeduliannya terhadap pengembangan demokrasi di Indonesia."