Ratu Bilqis: Riwayat Sang Ratu Agung Kerajaan Saba' Dalam Al-Quran

Nama Bilqis Sang Ratu Kerajaan Saba' begitu populer dalam sejarah dunia dan Arab, Yaman khususnya. Dia disebut sebut sebagai ratu agung pertama dalam sejarah yang memerintah sebuah kerajaan besar dengan wilayah yang luas pada zaman kuno. Tak hanya keagungannya yang tercatat, tetapi juga kekayaan kerajaan serta kemakmuran rakyatnya yang sangat tinggi. Di bawah pemerintahannya, rakyat hidup bahagia dan cukup. Tak heran dia disebut dalam banyak legenda, puisi, dan kitab suci.Al-Quran sendiri menyebutkan kisah ratu tersebut, meski tak jelas menyebutkan namanya, hanya menyebutkan Saba' dan seorang perempuan yang menjadi ratunya. Nama Bilqis muncul dalam kitab-kitab tafsir dan riwayat-riwayat hadis. Saba' sendiri menjadi nama surah al-Quran, yakni surah ke-34. Kisahnya bersinggungan dengan Nabi Sulaiman putra Dawud yang menyuratinya lewat burung hudhud supaya mengikuti agamanya, bukan agama Saba' yang disebutkan menyembah matahari.Saking populernya Ratu Bilqis, banyak legenda dan puisi-puisi Arab yang sarat puja-puji ditujukan kepadanya. Misalnya, disebutkan bahwa dia adalah putri dari hasil pernikahan manusia dengan jin. Lalu, seperti apa sosok Ratu Bilqis itu sejatinya? Benarkah seperti yang disebutkan dalam legenda Yaman dan puisi-puisi Arab? Atau, seperti yang disebut dalam al-Quran, para ahli tafsir, para periwayat, dan ahli sejarah? Buku ini mengkajinya secara ilmiah dan menjelaskannya secara terang-benderang.Adakah bangsa di dunia ini yang mampu sebuah kisah legendaris seperti bangsa Yaman yang telah melahirkan kisah Bilqis? Ratu legendaris dari negeri Saba'. Kisahnya laiknya nyanyian syahdu yang disenandungkan oleh lintas masa dan generasi hingga masa kita sekarang ini. Kisah yang bisa dijadikan sebagai mata air yang menghilangkan dahaga bagi sistem demokrasi, kebebasan, martabat, falsafah kerendahan hati, dan kejujuran pada diri sendiri. Laksana mata air, apabila mengering, gurun itu semakin menebal hingga menutup lembah-lembah .melahirkan yang adaAdakah bangsa lain di luar bangsa Yaman yang mampu menjadikan Bilqis sebagai simbol pembaharu bagi sejarah dan peradaban besar dan kuno? Menjadikannya teladan, pusat referensi pembentukan peradaban masa kini dan masa depan? Apakah semua itu bisa terwujud seandainya tidak ada kisah Bilqis yang telah mendarah daging dan menjadi bagian dari peradaban sepanjang sejarah? Seorang peneliti berkata bahwa realita munculnyaRatu itu, belum bisa dibuktikan secara otentik. Namun, realita keimanan, yang tidak memungkinkan kita selaku

Atlas Wali Songo

Sinopsis:Jika Anda membaca Ensiklopedia Islam yang tujuh jilid dan mencari informasi tentang Wali Songo, dijamin tidak akan menemukannya. Itu artinya, pada masa depan--kira-kira 20 tahun ke depanWali Songo akan tersingkir dari percaturan akademis karena keberadaan mereka tidak legitimate dalam Ensiklopedia Islam. Wali Songo ke depan akan tersingkir dari ranah sejarah dan tinggal mengisi ruang folklore sebagai cerita mitos dan legenda. Anehnya, di dalam Ensiklopedia Islam itu tercantum kisah tiga serangkai haji: Haji Miskin, Haji Sumanik, Haji Piabang sebagai pembawa ajaran Islam (Wahabi) ke Sumatra Barat. Itu berarti, anak cucu Anda kelak akan memiliki pemahaman bahwa Islam baru masuk ke Nusantara pada tahun 1803 Masehi, yaitu sewaktu tiga serangkai haji itu menyebarkan ajaran Wahabi ke Sumatra Barat.Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis;  etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan.  Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dengan prinsip 'bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa-jasa para pahlawannya', begitulah penulis berharap anak-anak bangsa di negeri tercinta ini dapat menghargai, menghormati, memuliakan, dan bahkan meneladani keluhuran budi dan kebijaksanaan yang telah diwariskan para ulama penyebar Islam tersebut.

Refi- AI Agent
Halo Kak! Ada yang bisa saya bantu?